- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang

Keterangan Gambar : Nimo Highland di Pangalengan hadir sebagai destinasi agrowisata modern
MEGAPOLITANPOS.COM, Pangalengan — Kawasan wisata Bandung Selatan kembali menghadirkan destinasi unggulan yang menjadi magnet wisatawan saat libur panjang. Hadir di tengah hamparan kebun teh Malabar, Nimo Highland kini tampil sebagai wajah baru agrowisata modern yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan estetika kontemporer dalam satu kawasan terpadu.
Berada di ketinggian 1.616 meter di atas permukaan laut, Nimo Highland atau Nini Mountain menawarkan panorama pegunungan khas Pangalengan dengan udara sejuk dan lautan kebun teh yang membentang luas. Destinasi ini berdiri di area perkebunan teh Malabar milik PTPN I Regional 2 yang telah dikenal sejak era kolonial Belanda.
Melalui konsep optimalisasi lahan berbasis agrowisata berkelanjutan, kawasan ini dikembangkan tanpa menghilangkan produktivitas kebun teh maupun keaslian bentang alamnya. Sinergi tersebut menghadirkan nilai ekonomi baru sekaligus memperkuat daya tarik wisata Bandung Selatan.
Baca Lainnya :
Salah satu ikon utama Nimo Highland adalah Nimo Sky Bridge, jembatan kaca sepanjang 150 meter berbentuk setengah lingkaran yang membentang di atas hamparan kebun teh. Dari titik ini, pengunjung dapat menikmati panorama 360 derajat, mulai dari lekukan perbukitan hijau hingga pemandangan Situ Cileunca di kejauhan.
Selain panorama alam, kawasan ini juga menghadirkan bangunan bergaya Santorini dengan dominasi warna putih dan biru yang menjadi favorit wisatawan untuk berburu foto dan konten media sosial. Suasana estetis berpadu harmonis dengan nuansa pegunungan yang tenang.
Berbagai fasilitas rekreasi turut melengkapi pengalaman wisata di Nimo Highland, mulai dari area fun picnic, tenda Indian Nimo, balkon santai dengan bean bag, hingga sajian barbeque di tengah udara dingin khas Pangalengan.
Bagi pencinta aktivitas outdoor dan adrenalin, tersedia wahana ATV, camping ground, hingga paralayang. Sementara wahana terbaru, Nimo Eye, kini menjadi perhatian publik setelah dinobatkan sebagai bianglala dengan elevasi tertinggi di Indonesia.
Dengan tiket masuk yang relatif terjangkau, yakni Rp35.000 untuk dewasa dan Rp25.000 bagi anak-anak usia 4–10 tahun, Nimo Highland menjadi pilihan wisata favorit masyarakat yang ingin menikmati ketenangan alam tanpa harus jauh dari Kota Bandung.
Lebih dari sekadar tempat rekreasi, Nimo Highland menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam dan sejarah perkebunan teh Malabar, sekaligus menawarkan sentuhan modern yang menjadikan kawasan ini salah satu destinasi wisata paling menarik di Bandung Selatan saat ini.(AS/MP).


.jpg)
.jpg)
.jpg)












