- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Mendag Zulkifli Hasan: Jelang Nataru Harga Bapok Stabil dan Pasokan Melimpah

MEGAPOLITANPOS.COM, Surabaya – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Pasar Genteng Baru, Surabaya, Jawa Timur melimpah dan harganya stabil. Pemerintah terus berkomitmen menjaga stok bapok, khususnya untuk persiapan menjelang hari Natal dan tahun Baru(Nataru).
"Secara keseluruhan, harga-harga bapok stabil sebagaimana teman-teman ketahui dan pasokan melimpah," kata Mendag Zulkifli Hasan dalam rilisnya, Selasa(05/12).
Berdasarkan pantauan, mayoritas harga bapok terpantau stabil dibanding minggu lalu. Harga beras medium tercatat Rp13.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, beras medium Bulog Rp10.900/kg, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, minyak goreng kemasan Rp18.000/lt, tepung terigu Rp12.000/kg, daging sapi Rp110.000/kg, dan bawang putih Rp32.000/kg.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu daging ayam ras menjadi Rp30.000/kg dari Rp31.000/kg. Sedangkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dibanding minggu lalu antara lain telur ayam ras sebesar Rp27.000/kg dari Rp26.000/kg, cabai merah keriting menjadi Rp67.000/kg dari Rp60.000/kg, cabai merah besar menjadi Rp68.000/kg dari Rp60.000/kg, cabai rawit merah menjadi Rp90.000/kg dari Rp80.000/kg, dan bawang merah menjadi Rp24.000/kg dari Rp23.000/kg.
Mendag Zulkifli Hasan mengakui harga cabai memang masih tinggi. Untuk mengatasinya, Pemerintah Daerah diminta memberikan subsidi ongkos transportasi untuk menekan kenaikan harga cabai dan menjaga inflasi daerah.
"Kalau harga cabai terus-menerus tidak terkendali, saya meminta para kepala daerah membantu dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) khususnya untuk subsidi ongkos transportasinya sehingga cabai bisa lebih murah karena berpengaruh pada inflasi," pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)



.jpg)
.jpg)












