- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG - Di Ruang Akhlakul Karimah gedung Puspem Lt. III, Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah melaksanakan kegiatan pembinaan kerukunan kehidupan beragama kepada mahasiswa se-kota Tangerang pada Kamis (15/6/2023). Kegiatan tersebut bertajuk dialog moderasi beragama.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan pentingnya memiliki wawasan tentang moderasi beragama. Hal tersebut untuk menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama.
"Kita semua tahu, Kota Tangerang ini begitu heterogen, baik dari sisi keberagaman agama maupun latar belakang sosial budaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat terutama para mahasiswa dalam memahami tentang moderasi beragama. Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan mengamalkan agamanya masing-masing, tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak lain,” tutur Arief.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Sementara Kepala kementerian agama kota Tangerang, H. Samsudin selaku pemateri utama, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memupuk tumbuhnya rasa toleransi antar umat beragama kepada mahasiswa. Sehingga diharapkan mahasiswa terhindar dari gerakan-gerakan radikalisme yang dapat menghancurkan pertahanan, kerukunan dan persatuan bangsa.
"Pada intinya bagaimana caranya agar kerukunan dan kebersamaan di Kota Tangerang ini dapat terus terjalin dan terjaga dengan toleransi yang tinggi, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis antar umat beragama. Toleransi beragama bukan hanya antar agama yang berbeda, tapi juga antara sesama penganut agama yang sama. Karena meskipun satu agama sering kali juga terdapat perbedaan pendapat,” paparnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa yang merupakan delegasi dari 15 perguruan tinggi yang ada di Kota Tangerang ini. Salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum ( STIH ) Gunung Jati Tangerang mengirimkan 9 orang mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan dialog moderasi beragama tersebut.
Menurut Muhammad Rahmansyah, Presiden Mahasiswa BEM STIH Gunung Jati mengungkapkan, kegiatan dialog moderasi beragama yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Tangerang ini sangat positif.
"Bagi mahasiswa sebagai kader generasi bangsa, dengan kegiatan yang positif ini diharapkan dapat menumbuhkan ideologi yang terbuka terhadap perbedaan. Mahasiswa dapat memahami pentingnya saling menghargai dalam perbedaan demi menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkala,“ ungkapnya. (Meira)

















