- Syukuran dan Ruwahan Digelar di Masjid Hasan Ganie, RT 004 Tirtajaya Rayakan Prestasi Siskamling
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Mahasiswa STIH Gunung Jati Tangerang Hadir dalam Dialog Moderasi Beragama Mahasiswa Se-Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG - Di Ruang Akhlakul Karimah gedung Puspem Lt. III, Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah melaksanakan kegiatan pembinaan kerukunan kehidupan beragama kepada mahasiswa se-kota Tangerang pada Kamis (15/6/2023). Kegiatan tersebut bertajuk dialog moderasi beragama.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan pentingnya memiliki wawasan tentang moderasi beragama. Hal tersebut untuk menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama.
"Kita semua tahu, Kota Tangerang ini begitu heterogen, baik dari sisi keberagaman agama maupun latar belakang sosial budaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat terutama para mahasiswa dalam memahami tentang moderasi beragama. Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan mengamalkan agamanya masing-masing, tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak lain,” tutur Arief.
Baca Lainnya :
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- Tarhib RamadhanTPA Arrahman Kalibata, Pawai Bareng Orangtua Santri
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
Sementara Kepala kementerian agama kota Tangerang, H. Samsudin selaku pemateri utama, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memupuk tumbuhnya rasa toleransi antar umat beragama kepada mahasiswa. Sehingga diharapkan mahasiswa terhindar dari gerakan-gerakan radikalisme yang dapat menghancurkan pertahanan, kerukunan dan persatuan bangsa.
"Pada intinya bagaimana caranya agar kerukunan dan kebersamaan di Kota Tangerang ini dapat terus terjalin dan terjaga dengan toleransi yang tinggi, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis antar umat beragama. Toleransi beragama bukan hanya antar agama yang berbeda, tapi juga antara sesama penganut agama yang sama. Karena meskipun satu agama sering kali juga terdapat perbedaan pendapat,” paparnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa yang merupakan delegasi dari 15 perguruan tinggi yang ada di Kota Tangerang ini. Salah satunya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum ( STIH ) Gunung Jati Tangerang mengirimkan 9 orang mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan dialog moderasi beragama tersebut.
Menurut Muhammad Rahmansyah, Presiden Mahasiswa BEM STIH Gunung Jati mengungkapkan, kegiatan dialog moderasi beragama yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Tangerang ini sangat positif.
"Bagi mahasiswa sebagai kader generasi bangsa, dengan kegiatan yang positif ini diharapkan dapat menumbuhkan ideologi yang terbuka terhadap perbedaan. Mahasiswa dapat memahami pentingnya saling menghargai dalam perbedaan demi menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkala,“ ungkapnya. (Meira)

















