- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
LPDB-KUMKM Dukung UMKM Tumbuh Melalui Koperasi: Kisah Sukses Homestay dan Pusat Oleh-oleh di Wonosobo

MEGAPOLITANPOS.COM, Wonosobo- Pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus ditingkatkan oleh pemerintah, berbagai kebijakan, regulasi, program sampai akses pinjaman atau pembiayaan bagi UMKM semakin ditingkatkan.
Salah satu akses pinjaman atau pembiayaan yakni dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang disalurkan kepada koperasi juga memberikan angin segar bagi pelaku UMKM.
Salah satu contoh nyata adalah kisah sukses Puji Astuti, anggota Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Melati di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Raih Predikat Kualitas Tertinggi Ombudsman RI 2025
- BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
- KemenUMKM Tegaskan SMESCO sebagai Rumah UMKM dengan Beragam Layanan Terpadu
- Kemenkop–Apdesi Merah Putih Sepakat Bangun 80 Ribu Kopdes, Target Rampung Maret 2026
- KUR Serap 11 Juta Tenaga Kerja, Menteri Maman: UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional
Puji Astuti, pemilik homestay dan pusat oleh-oleh Trisakti di kawasan wisata Dieng, berhasil mengembangkan usahanya berkat dukungan pembiayaan dari LPDB-KUMKM melalui KSPPS Melati. Dengan dana yang diperoleh, Puji mampu meningkatkan kapasitas produksi carica yang merupakan minuman kemasan khas Dieng, hingga meningkatkan kapasitas homestay, serta memenuhi kebutuhan fasilitas lainnya.
“Sangat membantu sekali petugasnya, tidak yang ribet-ribet cara penyampaiannya juga mudah, dan dibantu sekali oleh koperasi. Waktu itu jelang lebaran juga buat nambah modal biar produksinya tidak kekurangan, dan memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat, dampak positifnya ada peningkatan usaha," ujar Puji.
Puji menambahkan, meskipun usahanya masih sekelas UMKM, tetapi secara pelayanan dan fasilitas bisa bersaing dengan hotel.
"Konsep homestay yang menyatu dengan pemilik rumah memberikan nuansa yang hangat dan pelayanan yang personal. Meskipun konsepnya homestay, fasilitas yang disediakan tidak kalah dengan hotel, seperti amenities lengkap dan dapur untuk memasak" kata Puji.
Menurutnya, sebagai pengusaha pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan produknya agar tamu merasa nyaman dan puas.
Puji berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Dieng. Ia juga berharap kerja sama dengan LPDB-KUMKM dan KSPPS Melati dapat terus berlanjut untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Dukung UMKM Naik Kelas
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, kisah sukses Puji Astuti ini membuktikan bahwa pembiayaan bergulir dari LPDB-KUMKM dapat menjadi katalisator pertumbuhan UMKM di Indonesia.
"Dengan menyalurkan dana kepada koperasi, kami ingin memberdayakan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM agar semakin mandiri dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian daerah," kata Supomo.
Lebih lanjut, Supomo menegaskan bahwa LPDB-KUMKM berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program dan inovasi.
“Kami berharap semakin banyak UMKM yang dapat merasakan manfaat dari program pembiayaan bergulir ini. Keberhasilan Puji Astuti ini diharapkan dapat menginspirasi UMKM lainnya untuk memanfaatkan layanan pembiayaan dari LPDB-KUMKM. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, dan koperasi, diharapkan perekonomian Indonesia dapat semakin tumbuh dan berkembang," kata Supomo.
Menurut Supomo, dengan keberhasilan mendapatkan dana bergulir dari koperasi, UMKM bisa meningkatkan omzet usaha, pembukaan lapangan pekerjaan, dan pengembangan ekonomi lokal.
"Kami selalu mendukung UMKM untuk naik kelas, karena memiliki manfaat ganda ekonomi yang nyata di masyarakat, dengan semakin banyak UMKM yang naik kelas, maka perekonomian masyarakat dan anggota juga semakin meningkat," jelas Supomo.
Supomo menegaskan, pihaknya mendorong agar koperasi untuk mengakses dana bergulir dari LPDB-KUMKM, yang bisa diajukan secara online, dan diberikan pendampingan bagi koperasi terkait tata cara pengajuan pinjaman atau pembiayaan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















