- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Kemenkop–Apdesi Merah Putih Sepakat Bangun 80 Ribu Kopdes, Target Rampung Maret 2026

Keterangan Gambar : Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih memperkuat sinergi dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Kerja sama ini mencakup penguatan kelembagaan serta pemberdayaan ekonomi koperasi di tingkat desa.
MoU ditandatangani dalam audiensi resmi di kantor Kemenkop, Jakarta, Kamis malam (13/11/2025).
22.500 Titik Lahan Siap Bangun Kopdes
Baca Lainnya :
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pentingnya sinkronisasi data antara perangkat desa dan pemerintah daerah untuk mempercepat inventarisasi lahan pembangunan Kopdes.
“Hingga saat ini telah berhasil diinventarisasi sekitar 22.500 titik tanah yang siap dibangun, dan 15.000 titik lainnya sedang dalam persiapan,” jelas Ferry.
Ia optimistis bahwa pada November mendatang dapat dibangun sekitar 20.000 unit fisik Kopdes Merah Putih, bahkan berpotensi mencapai 30–40 ribu titik jika progres berjalan optimal.
Lebih jauh, Ferry menyampaikan target besar pembangunan Kopdes sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Insya Allah pada Maret 2026, sebanyak 80.000 unit fisik Kopdes Merah Putih sudah terbangun dan beroperasi,” tegasnya.
Keterlibatan Perangkat Desa Jadi Kunci
Menkop memastikan bahwa setiap pembangunan fisik Kopdes akan melibatkan perangkat desa, kepala desa, dan pemerintah daerah sebagai elemen penting di lapangan.
“Kopdes Merah Putih ini diharapkan menjadi instrumen perjuangan bagi desa, sehingga masyarakat desa semakin maju,” ucap Ferry.

Wamenkop: 1,25 Juta Anggota Sudah Tercatat di Simkopdes
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyoroti dua poin krusial dalam kolaborasi Apdesi Merah Putih:
1. Peningkatan partisipasi anggota koperasi di desa.
Saat ini, sistem Simkopdes mencatat 1.250.000 anggota di 82 koperasi, meski sebagian besar desa masih memiliki keanggotaan di bawah 20 orang.
2. Penguatan kelembagaan berbasis data presisi.
Farida berharap kepala desa terus melengkapi pendataan menyeluruh untuk mendukung modernisasi koperasi desa.
Dukungan Apdesi: Target 50 Ribu Titik Tahun Ini
Dewan Pakar Apdesi Merah Putih sekaligus Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengapresiasi capaian sejauh ini dan menilai peran pemerintah desa sangat penting.
“Interaksi sinergis antara Apdesi Merah Putih dan pemerintah sangat vital dalam mempercepat pembangunan Kopdes. Target 50 ribu titik sampai akhir tahun ini sangat mungkin dicapai,” ujar Rieke.
Ketua Umum Apdesi Merah Putih Asep Anwar Sadat menegaskan komitmennya menjadi mitra terdepan pembangunan Kopdes Merah Putih.
“MoU ini bukan hanya formalitas, tetapi landasan kuat kerja sama kami dengan pemerintah dalam mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih secara modern dan efektif,” tegasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)






.jpg)




