Breaking News
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Lestarikan Budaya Danrem 052/Wkr Hadiri Festival Tang Che di Neglasari Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E. Danrem 052/Wijayakrama bersama Wakil Wali Kota Tangerang Drs H Syahrudin menghadiri Peringatan Festival Tang Che di Kampung Tehyan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (22/12/2021). Di wilayah Neglasari Kota Tangerang Etnis Tionghoa atau yang biasa di sebut China Benteng memiliki banyak adat dan tradisi yang cukup menarik, yang biasanya di peringati dipengujung tahun atau akhir tahun tepatnya pada tanggal 22 Desember Masehi atau menurut kalender penanggalan Imlek tanggal 28 Cap it Gwee, setiap keluarga memakan le yang di kenal dengan onde-onde dalam perayaan ini. Thang Che adalah tradisi perayaan sebagai tanda terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas lindungan dan berkah Nya. Bersama Wakil wali Kota Danrem 052/WKR ikut mengamankan dan memeriahkan jalannya acara tersebut. Dalam peringatan ini juga di gelar penampilan kesenian Budaya Leluhur dari Tionghua berupa Tari Cokek, Orhestra Tehyan, Mpe Goyang, Lomba Membuat Onde, Lomba Kebaya Encim. Ditempat yang sama juga digelar Bazaar UMKM. Dalam kesempatan ini Brigjen TNI Rano Tilaar mendapat kehormatan untuk membuka acara sekaligus meninjau Bazaar UMKM Produk dari Tangerang. "Saya kagum karena masyarakat Neglasari Khusunya Kota Tangerang tidak melupakan sejarah, walaupun bukan warga Jakarta masyarakat Tangerang Banten masih melestarikan budaya Betawi. Ini adalah wujud untuk melestarikan budaya." tegas Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar. Menurut Danrem lagi Penyelenggaraan Festival Tang Che merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai nilai budaya Tionghoa/China Benteng dalam rangka memperkuat budaya di wilayah. "Negara Indonesia kaya akan budaya yang unik dan perlu kita lestarikan," imbuhnya. Danrem juga menyempatkan untuk melihat produk UMKM yang digelar di sepanjang jalan tempat itu, sekaligus mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker.(*/Jhn/MP)


.jpg)









.jpg)




