Breaking News
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Lestarikan Budaya Danrem 052/Wkr Hadiri Festival Tang Che di Neglasari Kota Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E. Danrem 052/Wijayakrama bersama Wakil Wali Kota Tangerang Drs H Syahrudin menghadiri Peringatan Festival Tang Che di Kampung Tehyan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (22/12/2021). Di wilayah Neglasari Kota Tangerang Etnis Tionghoa atau yang biasa di sebut China Benteng memiliki banyak adat dan tradisi yang cukup menarik, yang biasanya di peringati dipengujung tahun atau akhir tahun tepatnya pada tanggal 22 Desember Masehi atau menurut kalender penanggalan Imlek tanggal 28 Cap it Gwee, setiap keluarga memakan le yang di kenal dengan onde-onde dalam perayaan ini. Thang Che adalah tradisi perayaan sebagai tanda terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas lindungan dan berkah Nya. Bersama Wakil wali Kota Danrem 052/WKR ikut mengamankan dan memeriahkan jalannya acara tersebut. Dalam peringatan ini juga di gelar penampilan kesenian Budaya Leluhur dari Tionghua berupa Tari Cokek, Orhestra Tehyan, Mpe Goyang, Lomba Membuat Onde, Lomba Kebaya Encim. Ditempat yang sama juga digelar Bazaar UMKM. Dalam kesempatan ini Brigjen TNI Rano Tilaar mendapat kehormatan untuk membuka acara sekaligus meninjau Bazaar UMKM Produk dari Tangerang. "Saya kagum karena masyarakat Neglasari Khusunya Kota Tangerang tidak melupakan sejarah, walaupun bukan warga Jakarta masyarakat Tangerang Banten masih melestarikan budaya Betawi. Ini adalah wujud untuk melestarikan budaya." tegas Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar. Menurut Danrem lagi Penyelenggaraan Festival Tang Che merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai nilai budaya Tionghoa/China Benteng dalam rangka memperkuat budaya di wilayah. "Negara Indonesia kaya akan budaya yang unik dan perlu kita lestarikan," imbuhnya. Danrem juga menyempatkan untuk melihat produk UMKM yang digelar di sepanjang jalan tempat itu, sekaligus mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker.(*/Jhn/MP)


.jpg)














