- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
Lebaran Ketupat 2026 : Seruan Keras Maman Imanulhaq Soal BBM dan Haji

Keterangan Gambar : Ponpes Al Mizan Jatiwangi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA -Suasana religius dan penuh kehangatan mewarnai peringatan Lebaran Ketupat dan Zikir Suluk Mizani yang digelar di Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Sabtu (28/3/2026). Dalam momentum silaturahmi tersebut, Maman Imanulhaq menyampaikan pesan serius terkait kondisi global dan dampaknya bagi Indonesia.
Pengasuh Ponpes Al-Mizan yang juga Anggota DPR RI Fraksi PKB itu mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi krisis energi global yang dapat berdampak langsung pada perekonomian nasional.
"Penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz oleh konflik kawasan berpotensi mengganggu pasokan energi dunia. Ini bisa menyebabkan kelangkaan BBM, lonjakan harga minyak, dan memperparah defisit APBN kita," ujarnya di hadapan jamaah.
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Selain isu energi, Maman juga menyoroti ketidakpastian pelaksanaan ibadah haji di tengah situasi global yang belum stabil. Ia menyebut adanya kemungkinan pembatasan bahkan pembatalan keberangkatan jamaah Indonesia.
"Kita sedang menjajaki komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi agar tetap ada solusi terbaik bagi jamaah haji Indonesia," tambahnya.
Dalam situasi yang disebutnya "tidak baik-baik saja", Maman mengajak masyarakat untuk tetap menjaga optimisme, memperkuat persatuan, serta menerapkan pola hidup hemat.
"Ini waktunya kita bersatu, tidak saling menyalahkan, dan mulai mengatur pengeluaran dengan bijak," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi seperti kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik secara langsung.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Ade Duryawan, yang juga Anggota DPRD Majalengka dari Fraksi PKB, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.
"Silaturahmi ini penting agar aspirasi masyarakat bisa langsung disampaikan dan dipahami oleh anggota DPR," ujarnya.
Terkait kebijakan efisiensi, Ade juga menyatakan dukungannya terhadap penerapan Work From Home (WFH) yang diinstruksikan pemerintah pusat. Menurutnya, langkah tersebut efektif selama produktivitas dan pelayanan publik tetap terjaga.
"WFH itu bagian dari efisiensi, tapi pelayanan tidak boleh terganggu. Bahkan di Majalengka, Bupati sudah menetapkan satu hari WFH," jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mizan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah dan zikir, tetapi juga ruang refleksi bersama menghadapi tantangan nasional di tengah dinamika global yang kian kompleks. ** (Agit)


.jpg)












