- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
Ketum BPD HIPMI: Pengusaha Jangan Hanya Cari Untung

Keterangan Gambar : Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
MEGAPOLITANPOS COM, Yogyakarta - Ketua Umum BPD HIPMI DI Yogyakarta Ekawati Rahayu Putri mengatakan pengusaha hendaknya tidak hanya menghitung keuntungan, tetapi mampu menghadirkan warisan nilai dan inovasi untuk mengubah wajah ekonomi lokal menjadi lebih progresif, berkelanjutan, dan merata.
Ia menegaskan sikap itu sangat penting, sebab di tengah kompleksitas ekonomi global, disrupsi teknologi dan tantangan lokal sangat membutuhkan nilai, nilai mentalitas dan daya tahan.
“Pengusaha sejati bukan hanya mengejar laba, akan tetapi juga menciptakan makna. Pengusaha sejati bukan hanya mencari angka, akan tetapi juga menciptakan asa. Karena di saat orang lain sibuk mencari jawaban, pengusaha muda HIPMI DIY memilih untuk menjadi jawaban,” kata Ekawati dalam Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).
Baca Lainnya :
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
Ia menegaskan wirausaha harus adaptif terhadap perubahan dalam berbagai bidang, termasuk perubahan regulasi dan teknologi. Dalam mengantisipasi perubahan regulasi pengusaha harus peka dan cepat mengambil langkah dan peluang yang ada.
Di samping itu, perubahan teknologi di era digital yang begitu cepat sudah sepatutnya dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, salah satunya menggunakan AI. Ia menekankan, perusahaan yang memiliki kesadaran terhadap teknologi dan kesadaran akan bisnis yang keberlanjutan memiliki keunggulan kompetitif dan posisi yang solid di masa depan.
“Ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan di era yang berubah cepat. Teknologi adalah tools untuk memudahkan, sehingga perlu dikuasai,” tegas Ekawati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















