- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Kepala BP2MI Sebut Korea Selatan Jadi Negara Idola Pilihan Pekerja Migran Indonesia, 3 Sektor Pekerjaan Bakal Ditambah

Keterangan Gambar : Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat memotivasi ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor manufaktur dan perikanan yang akan berangkat kerja ke Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan, Korea Selatan merupakan negara tujuan yang paling banyak diminati dan menjadi idola bagi pekerja migran Indonesia (PMI) untuk bekerja di luar negeri.
"Korea Selatan merupakan negara idola pilihan bagi pekerja migran Indonesia," ujar Benny saat melepas 431 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korsel, di hotel eL Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (12/2/2024).
Dikatakan Benny, sejauh ini BP2MI telah memberangkatkan sebanyak ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) ke negara yang dijuluki negeri Ginseng itu.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
"Artinya animo masyarakat untuk bekerja di Korea Selatan sangat besar," cetusnya.
Benny menyebut di tahun 2023, untuk skema Government to Government Korea Selatan sekitar 35 ribu pendaftar, dengan jumlah pahlawan devisa yang diberangkatkan di tahun tersebut sebanyak hampir 13 ribu PMI.
Sementara di tahun-tahun sebelumnya, pendaftar tidak lebih dari 20 ribu calon PMI tiap tahunnya, dan penempatan hanya mencapai angka 7 ribu.
"Tahun 2023 adalah suatu pencapaian di mana animo masyarakat semakin besar," imbuh dia.
Melihat peningkatan serta animo yang besar itu, Kepala BP2MI bersama jajarannya kemudian melakukan upaya terobosan untuk menambah kuota dan peluang pekerjaan baru bagi calon PMI yang akan bekerja di Korea Selatan.
"Dengan tingginya animo minat anak-anak muda Indonesia ini, memang harus ditambah kuota atau sektor untuk skema G to G Korea Selatan," tukasnya.
Adapun BP2MI bakal membuka peluang kerja baru berupa sektor pertanian, hospitality dan logistik dalam skema Government to Government (G to G) di Korea Selatan.
Pihaknya, lanjut Benny, tengah melakukan komunikasi dengan Human Resources Development (HRD) Korea Selatan terkait dengan tiga sektor tersebut.
"Kita tengah negosiasi dengan pihak Korea agar bisa menambah sektor baru yaitu pertanian, logistik dan hospitality," paparnya.
Sebagai informasi, 431 pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan untuk bekerja ke Korea Selatan yakni terdiri 273 sektor manufaktur dan 158 sektor perikanan (fishing). ** (Anton)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)



.jpg)




