Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Kembangkan Usaha Kuliner Sebagai Subsektor Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berupaya dan berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan sektor ekonomi kreatif (ekraf.red) di wilayahnya khususnya di Kota Puruk Cahu. Dari iklim usaha yang saat ini terus bergerak, tampaknya subsektor kuliner menjadi pilihan, khususnya kopi sebagai komoditi yang bahan bakunya cukup dan berpotensi dikembangkan di Murung Raya. Bupati Murung Raya Drs Perdie M Yoseph MA mengatakan, bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk penguatan sektor ekonomi kreatif dengan melibatkan pengusaha pengusaha muda guna merangsang ide ide kreatif kedepannya. "Tahun anggaran 2022 ini akan kita coba siapkan stimulan bagi para pelaku ekonomi kreatif khususnya kopi, dan beberapa komoditi lainnya," kata Perdie saat dibincangi awak media, Senin (14/2/2022). Perdie menjelaskan tahun ini dari dinas terkait akan mencoba membenahi beberapa lokasi di pusat keramaian kota seperti Alun Alun Jorih Jerah, untuk dijadikan lokasi pengembangan ekraf ini. "Untuk sumber bahan baku, produksi biji kopi di wilayah kita sudah ada beberapa kelompok tani maupun perorangan yang sudah berproduksi rutin, selain itu jahe merah asli hasil bumi kita yang belum terekspose keluar yang potensinya luar biasa," jelasnya lagi. Saat ini menurutnya setiap dinas teknis terkait telah di dorong untuk melakukan pembinaan dan pengembangan terkait produksi bahan baku tersebut. "Kedepan sektor pertanian dan perkebunan akan kita fokuskan ke beberapa komoditi yang mendukung suksesnya pembangunan ekonomi kreatif di Kota Puruk Cahu, dan tidak menutup kemungkinan bisa go regional, nasional maupun internasional," pungkasnya. (Aseng)

















