Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Kembangkan Usaha Kuliner Sebagai Subsektor Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berupaya dan berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan sektor ekonomi kreatif (ekraf.red) di wilayahnya khususnya di Kota Puruk Cahu. Dari iklim usaha yang saat ini terus bergerak, tampaknya subsektor kuliner menjadi pilihan, khususnya kopi sebagai komoditi yang bahan bakunya cukup dan berpotensi dikembangkan di Murung Raya. Bupati Murung Raya Drs Perdie M Yoseph MA mengatakan, bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk penguatan sektor ekonomi kreatif dengan melibatkan pengusaha pengusaha muda guna merangsang ide ide kreatif kedepannya. "Tahun anggaran 2022 ini akan kita coba siapkan stimulan bagi para pelaku ekonomi kreatif khususnya kopi, dan beberapa komoditi lainnya," kata Perdie saat dibincangi awak media, Senin (14/2/2022). Perdie menjelaskan tahun ini dari dinas terkait akan mencoba membenahi beberapa lokasi di pusat keramaian kota seperti Alun Alun Jorih Jerah, untuk dijadikan lokasi pengembangan ekraf ini. "Untuk sumber bahan baku, produksi biji kopi di wilayah kita sudah ada beberapa kelompok tani maupun perorangan yang sudah berproduksi rutin, selain itu jahe merah asli hasil bumi kita yang belum terekspose keluar yang potensinya luar biasa," jelasnya lagi. Saat ini menurutnya setiap dinas teknis terkait telah di dorong untuk melakukan pembinaan dan pengembangan terkait produksi bahan baku tersebut. "Kedepan sektor pertanian dan perkebunan akan kita fokuskan ke beberapa komoditi yang mendukung suksesnya pembangunan ekonomi kreatif di Kota Puruk Cahu, dan tidak menutup kemungkinan bisa go regional, nasional maupun internasional," pungkasnya. (Aseng)


.jpg)














