- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi

Keterangan Gambar : Kepala Dispora Majalengka, Uju Gustiawan, dan peserta
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka kembali menggelar seleksi Pemuda Pelopor sebagai langkah strategis mencetak generasi muda yang maju, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Kepala Dispora Majalengka, Uju Gustiawan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang lahirnya agen perubahan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
"Pemuda pelopor adalah agen perubahan. Mereka pemikir kritis, inovator, sekaligus calon pemimpin masa depan. Kami ingin menemukan sosok yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga punya komitmen kuat membangun masyarakat," ujar Uju, Rabu (29/4/2026).
Baca Lainnya :
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
Ia menekankan, pemuda merupakan aset strategis bangsa yang harus diberi ruang seluas-luasnya untuk mengekspresikan ide dan kreativitas. Melalui seleksi ini, Dispora mendorong munculnya gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Senada, Kabid Layanan Kepemudaan Astrie Deviyanti menyebutkan, seleksi mencakup berbagai bidang strategis seperti pendidikan, pangan, sosial budaya, lingkungan hidup, pariwisata, hingga inovasi teknologi.
Menurutnya, karya para peserta menunjukkan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.
"Ini bukan hanya lomba, tetapi wadah aktualisasi pemuda untuk berkarya dan memberi solusi bagi masyarakat," ujarnya.
Dari 26 peserta tingkat kabupaten, terpilih tiga pemuda terbaik yang akan mewakili Majalengka ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Mereka adalah Dea Nur Amalia (bidang pangan) dengan inovasi Asboro, Kris Nandang (bidang sosial, agama, dan budaya) dengan program Dukas Someah, serta Muhammad Ridwan Saputra (bidang pendidikan) melalui LPQ Raudhatul Yaqien.
Ketiganya juga menerima uang pembinaan sebesar Rp5 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi mereka.
Dea Nur Amalia mengaku capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan produk pangan lokal demi mendukung ketahanan pangan daerah.
"Ini jadi penyemangat bagi saya untuk memperluas manfaat Asboro," katanya.
Kris Nandang menilai ajang ini sebagai ruang penting untuk memperkuat nilai sosial dan budaya di tengah masyarakat.
"Saya ingin Dukas Someah bisa menjangkau lebih luas dan memberi dampak nyata," ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Ridwan Saputra menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
"Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak," ungkapnya.
Dispora Majalengka optimistis, melalui program ini akan lahir lebih banyak pemuda pelopor yang mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





