- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi

Keterangan Gambar : Kepala Dispora Majalengka, Uju Gustiawan, dan peserta
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka kembali menggelar seleksi Pemuda Pelopor sebagai langkah strategis mencetak generasi muda yang maju, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Kepala Dispora Majalengka, Uju Gustiawan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang lahirnya agen perubahan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
"Pemuda pelopor adalah agen perubahan. Mereka pemikir kritis, inovator, sekaligus calon pemimpin masa depan. Kami ingin menemukan sosok yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga punya komitmen kuat membangun masyarakat," ujar Uju, Rabu (29/4/2026).
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Ia menekankan, pemuda merupakan aset strategis bangsa yang harus diberi ruang seluas-luasnya untuk mengekspresikan ide dan kreativitas. Melalui seleksi ini, Dispora mendorong munculnya gagasan-gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Senada, Kabid Layanan Kepemudaan Astrie Deviyanti menyebutkan, seleksi mencakup berbagai bidang strategis seperti pendidikan, pangan, sosial budaya, lingkungan hidup, pariwisata, hingga inovasi teknologi.
Menurutnya, karya para peserta menunjukkan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.
"Ini bukan hanya lomba, tetapi wadah aktualisasi pemuda untuk berkarya dan memberi solusi bagi masyarakat," ujarnya.
Dari 26 peserta tingkat kabupaten, terpilih tiga pemuda terbaik yang akan mewakili Majalengka ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Mereka adalah Dea Nur Amalia (bidang pangan) dengan inovasi Asboro, Kris Nandang (bidang sosial, agama, dan budaya) dengan program Dukas Someah, serta Muhammad Ridwan Saputra (bidang pendidikan) melalui LPQ Raudhatul Yaqien.
Ketiganya juga menerima uang pembinaan sebesar Rp5 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi mereka.
Dea Nur Amalia mengaku capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan produk pangan lokal demi mendukung ketahanan pangan daerah.
"Ini jadi penyemangat bagi saya untuk memperluas manfaat Asboro," katanya.
Kris Nandang menilai ajang ini sebagai ruang penting untuk memperkuat nilai sosial dan budaya di tengah masyarakat.
"Saya ingin Dukas Someah bisa menjangkau lebih luas dan memberi dampak nyata," ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Ridwan Saputra menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
"Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak," ungkapnya.
Dispora Majalengka optimistis, melalui program ini akan lahir lebih banyak pemuda pelopor yang mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya. ** (Agit)
















