- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Keterangan Gambar : Sosialisasi Bahaya Narkoba di sekolah
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di kalangan generasi muda terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka turun langsung ke lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan berlangsung di SMPN 1 Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Kamis (30/4/2026), sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Puluhan siswa dan tenaga pendidik mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Sosialisasi dipimpin oleh Kaur Min Sat Narkoba Polres Majalengka, Ipda Dodo, bersama jajaran anggota, serta didukung Ketua Penggiat Anti Narkoba (PANI).
Baca Lainnya :
- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
Dalam pemaparannya, Ipda Dodo menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai benteng awal pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan pentingnya keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penggunaan zat terlarang.
"Generasi muda harus punya kesadaran dan keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba. Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga masa depan," tegasnya.
Para peserta juga dibekali pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap.
Sementara itu, Ketua PANI mengajak para siswa untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Ia mendorong pelajar untuk menyebarkan edukasi positif dan turut mengawasi potensi peredaran narkoba di sekitar mereka.
Langkah edukatif ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini, sehingga para pelajar tidak hanya terlindungi, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan sosialisasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi preventif, demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman narkotika. ** (Agit)

















