- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Politisi PDI-P Taupik Nugraha Minta Pemkab Edukasi Masyarakat Soal Status dan Kewenangan Jalan
- Dewan Taupik Apresiasi Kanal Pengaduan Masyarakat, Minta Dukungan Anggaran Maksimal
- Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Pemda Tak Bisa Perbaiki Fasilitas Perumahan Sebelum PSU Diserahkan
- Pemkab Barito Utara Jelaskan Pentingnya Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemda
- DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Dua Raperda Strategis, Siap Difasilitasi ke Gubernur Kalteng
- Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Keterangan Gambar : Sosialisasi Bahaya Narkoba di sekolah
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di kalangan generasi muda terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka turun langsung ke lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan berlangsung di SMPN 1 Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Kamis (30/4/2026), sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Puluhan siswa dan tenaga pendidik mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Sosialisasi dipimpin oleh Kaur Min Sat Narkoba Polres Majalengka, Ipda Dodo, bersama jajaran anggota, serta didukung Ketua Penggiat Anti Narkoba (PANI).
Baca Lainnya :
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
Dalam pemaparannya, Ipda Dodo menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai benteng awal pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan pentingnya keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penggunaan zat terlarang.
"Generasi muda harus punya kesadaran dan keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba. Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga masa depan," tegasnya.
Para peserta juga dibekali pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap.
Sementara itu, Ketua PANI mengajak para siswa untuk tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Ia mendorong pelajar untuk menyebarkan edukasi positif dan turut mengawasi potensi peredaran narkoba di sekitar mereka.
Langkah edukatif ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini, sehingga para pelajar tidak hanya terlindungi, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan sosialisasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi preventif, demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman narkotika. ** (Agit)

















