Breaking News
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
Kawasan Stadion WMY Disulap Menjadi Pusat Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu- Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) berencana untuk membangun pusat kuliner yang akan dipadukan dengan kegiatan seni budaya di kawasan Parkir Timur Stadion Willy M Yoseph. Kepala DKOP Mura Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu Priatna mengatakan, pembangunan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kapasitas kepemudaan, dalam upaya menghidupkan ekonomi masyarakat yang selama ini terkendala akibat pandemi covid-19. "Konsepnya ekonomi kreatif, kewirausahaan baik dalam bidang kuliner, seni dan budaya. Akan kita kemas sedemikian rupa, salah satunya dengan ide kreatif yang dibangun dengan konsep dasar dari peti kemas yang disulap menjadi bangunan cafe," kata K Zen Wahyu saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022). Dia membeberkan bahwa 5 unit box peti kemas yang telah ditempatkan di lokasi pembangunan merupakan bantuan atau hibah dari pihak ketiga. Sehingga untuk mengawali rencana ini akan dibangun tahap pertama hanya mampu tiga unit box cafe dengan masing masing konsep desain. "Kita mulai dari tiga unit dulu, sambil memantau serta mengevaluasi antusias dari masyarakat terhadap program kita, terlebih saat ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran yang masih minim," ujar mantan Camat Murung ini lagi. Dia juga menargetkan masa percobaan ataupun orientasi rencana tersebut akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 yang akan datang, dan saat ini pihaknya masih melaksanakan proses design dan pembangunan di lokasi sekitar kawasan tersebut sambil membenahi beberapa fasilitas umum untuk lokasi tersebut. "Untuk lokasi saat ini masih dalam tahap pembangunan, dan pembenahan beberapa fasilitas seperti lampu penerangan, air bersih. Dan yang juga masih dalam proses penyusunan adalah penyusunan usulan regulasinya yang nantinya berbentuk peraturan bupati," tandasnya. (Aseng).

















