Breaking News
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Kawasan Stadion WMY Disulap Menjadi Pusat Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu- Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) berencana untuk membangun pusat kuliner yang akan dipadukan dengan kegiatan seni budaya di kawasan Parkir Timur Stadion Willy M Yoseph. Kepala DKOP Mura Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu Priatna mengatakan, pembangunan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kapasitas kepemudaan, dalam upaya menghidupkan ekonomi masyarakat yang selama ini terkendala akibat pandemi covid-19. "Konsepnya ekonomi kreatif, kewirausahaan baik dalam bidang kuliner, seni dan budaya. Akan kita kemas sedemikian rupa, salah satunya dengan ide kreatif yang dibangun dengan konsep dasar dari peti kemas yang disulap menjadi bangunan cafe," kata K Zen Wahyu saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022). Dia membeberkan bahwa 5 unit box peti kemas yang telah ditempatkan di lokasi pembangunan merupakan bantuan atau hibah dari pihak ketiga. Sehingga untuk mengawali rencana ini akan dibangun tahap pertama hanya mampu tiga unit box cafe dengan masing masing konsep desain. "Kita mulai dari tiga unit dulu, sambil memantau serta mengevaluasi antusias dari masyarakat terhadap program kita, terlebih saat ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran yang masih minim," ujar mantan Camat Murung ini lagi. Dia juga menargetkan masa percobaan ataupun orientasi rencana tersebut akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 yang akan datang, dan saat ini pihaknya masih melaksanakan proses design dan pembangunan di lokasi sekitar kawasan tersebut sambil membenahi beberapa fasilitas umum untuk lokasi tersebut. "Untuk lokasi saat ini masih dalam tahap pembangunan, dan pembenahan beberapa fasilitas seperti lampu penerangan, air bersih. Dan yang juga masih dalam proses penyusunan adalah penyusunan usulan regulasinya yang nantinya berbentuk peraturan bupati," tandasnya. (Aseng).


.jpg)




.jpg)








