Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Kawasan Stadion WMY Disulap Menjadi Pusat Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu- Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) berencana untuk membangun pusat kuliner yang akan dipadukan dengan kegiatan seni budaya di kawasan Parkir Timur Stadion Willy M Yoseph. Kepala DKOP Mura Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu Priatna mengatakan, pembangunan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kapasitas kepemudaan, dalam upaya menghidupkan ekonomi masyarakat yang selama ini terkendala akibat pandemi covid-19. "Konsepnya ekonomi kreatif, kewirausahaan baik dalam bidang kuliner, seni dan budaya. Akan kita kemas sedemikian rupa, salah satunya dengan ide kreatif yang dibangun dengan konsep dasar dari peti kemas yang disulap menjadi bangunan cafe," kata K Zen Wahyu saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022). Dia membeberkan bahwa 5 unit box peti kemas yang telah ditempatkan di lokasi pembangunan merupakan bantuan atau hibah dari pihak ketiga. Sehingga untuk mengawali rencana ini akan dibangun tahap pertama hanya mampu tiga unit box cafe dengan masing masing konsep desain. "Kita mulai dari tiga unit dulu, sambil memantau serta mengevaluasi antusias dari masyarakat terhadap program kita, terlebih saat ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran yang masih minim," ujar mantan Camat Murung ini lagi. Dia juga menargetkan masa percobaan ataupun orientasi rencana tersebut akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 yang akan datang, dan saat ini pihaknya masih melaksanakan proses design dan pembangunan di lokasi sekitar kawasan tersebut sambil membenahi beberapa fasilitas umum untuk lokasi tersebut. "Untuk lokasi saat ini masih dalam tahap pembangunan, dan pembenahan beberapa fasilitas seperti lampu penerangan, air bersih. Dan yang juga masih dalam proses penyusunan adalah penyusunan usulan regulasinya yang nantinya berbentuk peraturan bupati," tandasnya. (Aseng).

















