- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
- Sekjen ATR/BPN: Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Setiap Tahunnya
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
- Pangdam Jaya Sambangi Polda Metro dan Beri Ucapan HUT Bhayangkara ke-80
- Bupati Shalahuddin Tandai Dimulainya Penataan Kawasan Kumuh Lanjas dan Pembangunan Water Front City
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan May Day 2025, Siap Kawal Aksi Buruh di Monas

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay memimpin Apel Kesiapan Pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Selasa sore (29/4/2025).
Sebanyak 13.252 personel gabungan disiagakan untuk mengawal jalannya peringatan May Day 2025 yang dipusatkan di kawasan Monas.
"Rekan-rekan bisa lihat, TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait sudah menyiapkan pasukan untuk pengamanan May Day 2025. Rencananya akan dihadiri sekitar 200 ribu buruh," kata Irjen Karyoto dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- Direktur Utama Bank Jakarta: Keamanan Siber Kunci Masa Depan Perbankan Digital
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
Menurut Karyoto, arus kedatangan massa buruh ke Jakarta diprediksi padat karena peserta datang dari berbagai daerah, termasuk Banten dan Jawa Barat. Ia meminta masyarakat menghindari kawasan sekitar Monas untuk mengurangi potensi kemacetan.
"Acara dimulai pukul 09.00 WIB sampai malam hari. Kami sudah minta Ditlantas untuk memberi himbauan agar warga menghindari jalur-jalur menuju Monas. Kami mohon maaf, karena ini adalah pestanya rekan-rekan serikat pekerja," tambahnya.
Kegiatan May Day 2025 terbagi dua bentuk, yakni kegiatan utama berupa pesta rakyat di Monas yang diikuti sekitar 200 ribu orang, serta aksi penyampaian aspirasi dari kelompok tertentu yang dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan jika tidak dikendalikan.
"Apalagi ini akan dihadiri langsung oleh Bapak Presiden. Momentum ini penting, dan kami harap semua berjalan aman dan kondusif," jelas Karyoto.
Pengamanan May Day tahun ini melibatkan 9.591 personel Polri, 3.385 personel TNI, dan 276 personel dari Pemda. Kesiapan dan sinergi antar unsur pengamanan menjadi kunci utama kesuksesan acara ini.
Karyoto berujar, kota Jakarta adalah barometer nasional.
"Sekecil apapun gangguan harus dicegah karena bisa berdampak luas, baik secara nasional maupun internasional," imbuhnya.
Untuk itu, seluruh personel diminta menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Pengelolaan lalu lintas, deteksi dini potensi gangguan, serta komunikasi dengan masyarakat menjadi prioritas dalam pengamanan kali ini.
"Semoga acara berjalan lancar, tidak ada insiden, dan seluruh peserta bisa pulang dengan aman," ucap Karyoto.(*/Anton)















