- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
Jelang Ramadan, Menkop Sebut Kerja Sama Pemerintah dan Koperasi Bantu Stabilkan Harga

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyebutkan bahwa kerja sama antara koperasi dan pemerintah telah membantu menstabilkan harga dan pasokan pakan
MEGAPOLITANPOS.COM, Yogyakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyebutkan bahwa kerja sama antara koperasi dan pemerintah telah membantu menstabilkan harga dan pasokan pakan, terlebih menjelang bulan Ramadan ini. Sehingga, mampu mendukung keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur di daerah tersebut dan untuk mewujudkan target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
"Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional terbilang aktif dalam menjembatani kebutuhan peternak dengan pemerintah, khususnya dalam penyediaan bahan baku pakan ternak seperti jagung," ucap Menkop Budi Arie, saat berdialog dengan jajaran pengurus Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional, di Bantul, Yogyakarta, Jumat (21/2).
Turut hadir Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi, Staf Khusus Menteri Koperasi Prof.Ambar, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Kepala Dinas Koperasi dan UKM Perindag Kab Bantul Fenty Yusdayanti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Bantul Joko Waluyo dan Ketua Koperasi Pinsar Petelur Nasional Yudi.
Baca Lainnya :
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
Menkop Budi Arie meyakini Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional memiliki potensi besar untuk berkontribusi dan terlibat sebagai pemasok bahan baku dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sedang digalakkan pemerintah.
"Saya yakin, dengan kualitas produksi yang baik dan jaringan distribusi yang kuat, koperasi ini dapat menjadi bagian dari solusi pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia," kata Menkop.
Maka, Menkop Budi Arie berharap koperasi ini terus berkembang, semakin profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat.
"Pemerintah akan terus mendukung penguatan koperasi agar semakin maju dan berdaya saing," ucap Menkop Budi Arie.
Tak hanya itu, Menkop Budi Arie juga melihat Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional memiliki peran strategis dalam mengkoordinasikan peternak ayam petelur lokal melalui koperasi ini.
"Peternak dapat saling berbagi informasi, meningkatkan kualitas produksi, dan memperluas jaringan pemasaran," jata Menkop.
Dalam kesempatan itu, Menkop Budi Arie menyatakan kegembiraannya bisa melihat langsung bagaimana koperasi petelur ini berperan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya dalam sektor peternakan ayam petelur.
"Saya mengapresiasi Koperasi Jasa Pinsar Petelur Nasional atas kontribusinya dalam memperkuat sektor peternakan unggas. Khususnya, produksi telur yang menjadi salah satu sumber protein utama bagi masyarakat," ujar Menkop. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















