- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Jaga Ketahanan Pangan, BNI Bantu Perkuat Program Taksi Alsintan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus proaktif membantu pemerintah dalam hal ketahanan pangan dengan memperkuat dukungan pembiayaan dalam program Taksi Alsintan.
Taksi Alsintan merupakan program dari Kementerian Pertanian dalam rangka membantu menyediakan alat dan mesin pertanian (Alsintan) secara mandiri oleh pelaku usaha di sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
BNI sebagai bank milik negara, memiliki tugas untuk membantu pemerintah menangani berbagai isu nasional termasuk ketahanan pangan melalui pemberian KUR di sektor pertanian.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
Di samping itu, BNI memandang pertanian sebagai sektor potensial karena memiliki sisi pengembangan luas, khususnya dalam penerapan inovasi pertanian yang berdampak positif pada kuantitas dan kualitas produksi.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan isu terkait ketahanan pangan semakin krusial khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim.
Menurutnya, penggunaan Alsintan diharapkan dapat menghasilkan percepatan peningkatan mutu pengelolaan tanah, peningkatan intensitas pertanaman, efisiensi biaya produksi, penyelamatan kehilangan hasil dan peningkatan mutu hasil pada saat panen.
“Dengan dukungan dari BNI melalui program KUR, membantu petani untuk meningkatkan hasil panen. Hal ini bisa mendorong percepatan ketahanan nasional Indonesia,” ujarnya, Senin (9/10/2023).
Adapun, rata-rata pertumbuhan penyaluran KUR BNI di sektor pertanian dalam empat tahun terakhir sebesar 7,5% hingga 10% dengan baki kredit 2022 telah mencapai Rp9,69 triliun. Program Pembiayaan Taksi Alsintan telah mencapai Rp64,1 miliar dengan total debitur mencapai 189 debitur.
Menurut Okki, pemanfaatan Alsintan bertujuan untuk memberikan kemudahan serta lebih mengurangi biaya produksi.
Saat ini berbagai Alsintan yang sering digunakan adalah traktor, rotavator, bajak singkal, garu sisir, garu piring, hingga bajak subsoil.
“BNI melihat sektor ketahanan pangan Indonesia memiliki potensi untuk berkembang lebih baik. Banyak teknologi yang dapat dikembangkan untuk membuat pertanian Indonesia memiliki produksi yang lebih besar dan berkualitas,” kata Okki. (Reporter Achmad Sholeh)





.jpg)










