Breaking News
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Jaga Ekosistem Hutan dan Danau, KTH Masoraian dan PT SSMS Tbk Resmi Bermitra

MEGAPOLITANPOS.COM (Kotawaringin Lama) - Kelompok Tani Hutan (KTH) Masoraian secara resmi menjalin kemitraan dalam menjaga hutan di kawasan hutan dan danau Masoraian yang ada di Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Penyerahan dokomen kerjasama kemitraan dilakukan di Astana Alnursari, Kotawaringin Lama pada Selasa (12/10/2021) yang lalu. Dokumen kerjasana diserahkan oleh management PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (PT SSMS) yang diwakili oleh Head Of Sustainability Hengky Satrio kepada Kusnadi, Ketua Komunitas Karya Masoraian yang mengelola HKm Masoraian. Penyerahan itu didampingi oleh Sigid selaku pejabat dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) dan Yohanes Widada selaku Penasehat HKm Masoraian. Penyerahan itu diberlangsung di sela-sela hajatan yang diselenggarakan lembaga internasional USAID. Selain para pejabat dari USAID, dalam acara itu hadir pula para pejabat dari Bappeda Kotawatingin Barat, KPHP Kotawaringin Barat, dan BKSDA. Selain itu hadir pula pejabat dari Dinas Pariwisata dan Dinas Kehutanan Kotawaringin Barat. Kerjasama antara kedua lembaga itu berlangsung selama lima tahun, dan diperbaharui setiap tahun. Mencakup bidang pelestarian hutan, pencegahan kebakaran, konservasi dan pemberdayaan masyarakat. "Kami selaku pengalola HKm Masoraian terbuka terhadap partisipasi pihak ketiga seperti PT SSMS. Sebagaimana diketahui PT SSMS memiliki kewajiban menjaga keberlangsungan (suatainability) alam sekitar, " papar Yohanes Widada. Ditambahkannya, HKm Masoraian merupakan hutan yang dikelola oleh komunitas KTH Masoraian seluas 3.006 hektar edengan masa konsesi 35 tahun. (*/Red/PI).

















