Breaking News
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Ini Ungkap Warga, Sosok Anggota Polri Polres Majalengka Ini Rutin Berikan Sedekah

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka -Sukses terkadang membuat seseorang menjadi lupa. Saat karier berada di puncak atau ketika bisnis berada di top level membuat seseorang lupa, termasuk lupa bersedekah dan berbagi. Padahal harta adalah hanya sekadar titipan dari Allah Ta'ala. Seperti yang dilansir dalam kalimat ayat suci qur'an, berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar." (QS. Al Hadiid: 7). Berbagi sedekah kepada sesama, sosok yang telah dikenal oleh warga di Desa Sagara ini dengan keihklasan hati selalu bersama sejumlah lansia dan anak yatim piatu. Dialah Aipda Dodo Suhada salah satu angota Polri yang bertugas di Satres Narkoba Polres Majalengka Polda Jawa Barat. Selama 20 tahun ini di tanah kelahirannya di Blok Cintapada Desa Sagara Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Menjabat sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) di Institusi Kepolisian, namun ia tetap bersahaja dan rendah hati. Terlebih dengan sikap kepedulian dan kedermawannannya kepada yatim dan jompo yang selama ini ia jalani, bisa menjadi Inspirasi bagi sesama Anggota Polri. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan apa yang telah dilakukan Aipda Dodo kepada anak yatim dan jompo dengan memberikan sodaqoh setiap bulan, patut dicontoh. Setiap bulan dari tahun 2002, sejak dia berpangkat Prajurit Kepala. Aipda Dodo selalu mengumpulkan anak yatim dan jompo yang tidak mampu. Total ada 25 orang yang setiap bulannya rutin ia datangi di tanah kelahirannya. Dodo lantas menyisihkan sebagian gajinya untuk dibagikan kepada mereka. Terpisah, Nana Rusmana (29) warga Blok Cintapada Desa Sagara mengungkapkan bahwa tiap bulan ia rutin datang kesini untuk berbagi sodakoh kepada anak yatim dan orang orang jompo yang kurang mampu. Ini sudah dia lakukan sejak saya masih kecil. Menurut Nana, Aipda Dodo sendiri tidak tahu siapa anak yatim dan jompo yang ia beri selama ini. "karena saat membagikan uang sodakoh tersebut pak dodo tidak langsung memberikannya, akan tetapi dititipkan ke saya atau ke bapak saya untuk dibagikan kepada mereka, jadi selama ini dia tidak pernah ketemu dengan mereka, tapi mereka tahu siapa yang peduli kepada mereka selama ini", jelas Nana. Nana juga menyebut, dimata masyarakat Cinta pada, Aipda Dodo merupakan sosok polisi yang sangat baik, "ia ramah kepada semua orang dan juga selalu membimbing warga dengan petuah petuah spiritualnya, sehingga banyak orang yang menganggap Dia sebagai guru spiritual", jelasnya pula. Tak hanya Nana, warga lainnya pun Rani (70) yang langsung diaminkan oleh Mihat (80) dan Santinah (70) menambahkan bahwa Pak Dodo jalmi soleh, emak unggal sasih sok dipasihan artos ku anjeuna anu sok dititipkeun ka jang Nana, unggal sasih oge emak sok nampi can pernah kalangkung. Jika diartikan, Pak Dodo orang soleh, emak setiap bulan suka dikasih uang oleh dia yang dititipkan ke Nana, setiap bulan juga emak selalu terima belum pernah kelewat. red). Masih tuturnya, Alhamdulillah artos ti pak Dodo manfaat pisan kanggo meser beas, haturnuhun pisan, mugi kagentosan deui kunu langkung Ageung. "Alhamdulillah uang dari pak Dodo sangat bermanfaat untuk beli beras, terimakasih, semoga diganti dengan yabg lebih besar lagi)," tutupnya. ** (Agit)


.jpg)







.jpg)





