- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Indonesia Ajak Negara BIMP-EAGA Aktif Terapkan Digital Business Center

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) yang menjadi focal point Indonesia pada kerja sama Brunei Indonesia Malaysia Philippine East ASEAN Growth (BIMP-EAGA) Micro Small and Medium Enterprise Development Working Group (MSMED WG), turut serta menyampaikan perkembangan terbaru kegiatan/proyek pengembangan UMKM, terutama yang diinisiasi oleh Indonesia.
Dalam hal ini KemenKopUKM diwakili oleh Yogia Prihartiny selaku Head of Delegation hadir dalam pertemuan tahunan BIMP-EAGA, MSMED WG yang ke-10. Pada agenda yang telah dilaksanakan pada 10-11 Juli 2023 di Kota Kuching Sarawak ini, juga dihadiri oleh perwakilan dari negara anggota BIMP-EAGA, serta perwakilan dari dunia usaha yang diwakili oleh BIMP EAGA Business Council (BEBC).
Pada pertemuan tahunan tersebut, setiap negara menyampaikan perkembangan terbaru kegiatan/proyek yang dimiliki masing-masing negara terkait pengembanggan UMKM. Serta membahas isu dan tantangan terkini pengembangan UMKM dalam konteks yang ada di wilayah kerja sama BIMP-EAGA, termasuk dari sudut pandang dunia usaha yang diwakili oleh BEBC.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Yogia menyampaikan, perkembangan program BIMP-EAGA Digital Business Centre yang diampu oleh Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) saat ini sudah dapat dioperasikan untuk mendukung promosi dan pengembangan UMKM diwilayah BIMP-EAGA. Yakni dalam bentuk fasilitas E-Katalog, informasi kegiatan, pelatihan, akses pasar, dan video promosi.
“Indonesia mengembangkan Digital Business Center sebagai upaya pengembangan UMKM di wilayah perbatasan negara BIMP-EAGA. Selanjutnya kami mengundang negara BIMP-EAGA agar dapat turut serta berpartisipasi aktif dalam pengisian informasi terkait,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (13/7).
Yogia menuturkan, ke depannya Indonesia akan terus mengembangkan desain dan tampilan dari BIMP-EAGA Digital Business Centre agar lebih user friendly, agar dapat mendukung pengembangan UMKM secara lebih optimal.
BEBC menyambut baik inisiatif proyek BIMP-EAGA Digital Business Centre dari Indonesia, namun BEBC merekomendasikan agar proyek-proyek yang ada di BIMP-EAGA MSMED WG dapat diintegrasikan satu sama lain.
“Salah satunya integrasi proyek BIMP-EAGA Digital Business Centre dari Indonesia dan proyek Industri Database Industri dari Brunei Darussalam yang dapat saling melengkapi satu sama lain,” kata perwakilan BEBC.
Indonesia dan Brunei Darussalam akan menindaklanjuti dengan mendiskusikan peluang integrasi tersebut. Hasil diskusi dan tindak lanjutnya akan dilaporkan kembali pada pertemuan tahunan selanjutnya di tahun 2024, yang rencananya akan dilaksanakan di Palawan, Filipina pada Maret 2024.(Reporter: Achmad Sholeh)



.jpg)
.jpg)












