- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
Hj. Mery Rukaini Serap Aspirasi Warga Desa Sei Rahayu, Dengan Laksanakan Reses

Hj. Mery Rukaini Serap Aspirasi Warga Desa Sei Rahayu, Dengan Laksanakan Reses.
MEGAPOLITANPOS.COM - MuaravTeweh - Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj.Mery Rukaini, telah melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I, guna menyerap secara langsung, aspirasi serta usulan masyarakat dimasing-masing Daerah Pemilihan (Dapil). Reses kali ini dilakukan di Aula Kantor desa Sei Rahayu I Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kamis (02/11/2023)
Kedatangan yang disambut oleh Kades Sei Rahayu bersama perangkat desa, Sekretaris Kecamatan Teweh Tengah, Kasi Tata Pemerintahan Teweh Tengah, dan ratusan warga desa Sei Rahayu ikut menyambut kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara dari Partai Demokrat ini, untuk menyampaikan usulan - usulan yang akan mereka ajukan.
Baca Lainnya :
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
Beberapa usulan yang diajukan oleh warga pada pertemuan itu, terkait masalah sarana dan prasarana penunjang perekonomian warga Sei Rahayu, diantaranya masalah perbaikan jalan desa dan jalan alternatif penghubung antara desa Sei Rahayu menuju desa Rimba Sari, pengadaan sarana air bersih, Pendidikan, Kesehatan serta jaringan Telekomonikasi.
Adapun masalah jalan alternatif yang, diusulkan oleh warga, karena untuk memasuki wilayah desa Sei Rahayu cuma memiliki satu akses jalan saja, sementara jalan utama yang digunakan jika air dari sungai Brioy meluap maka ruas jalan tersebut akan terendam banjir, sehingga aktifitas warga baik keluar dan masuk desa menjadi terhambat.
Dikarenakan hal itu maka warga desa Sei Rahayu I mengusulkan untuk dibuatkan jalan alternatif penghubung menuju ke desa Rimba Sari.
Terkait usulan masalah air bersih, seperti diketahui, bahwa masyarakat desa Sei Rahayu I untuk kebutuhan sehari - hari menggunakan air sungai.
Sementara jika musim kemarau tiba, maka air sungai akan kering.
"Meskipun airnya ada itupun airnya keruh dan tidak layak untuk dikonsumsi," jelas salah seorang warga.
Menanggapi usulan warga ini, Hj. Mery Rukaini, menjelaskan, bahwa beberapa usulan dari warga masyarakat itu, akan direalisasikan sesuai dengan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara, baik itu melalui APBD murni maupun APBD perubahan.
"Untuk masalah jalan yang diusulkan tersebut, karena panjangnya ada beberapa kilometer, jika anggaran nya sedikit, maka akan menggunakan dana Aspirasi, tetapi kalau anggarannya lebih besar, maka akan dikordinasikan terlebih dahulu kepada Dinas terkait yaitu Dinas PUPR, untuk membangun jalan alternatif ini," ucap Hj Mery.
"Mengenai usulan - usulan dari masyarakat pada pertemuan ini (Reses) hal itu akan kami serap semuanya dan akan kami bawa untuk dibahas pada saat rapat dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, hal ini yang menjadi acuan untuk kami dalam melaksanakan pembangunan demi tercapainya perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan yang lebih baik," pungkas Hj. Mery Rukaini.
(Antiani)















