Breaking News
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Untuk membatu kesulitan peternak ayam lokal, lantaran harga telur terus merosot tajam Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., memborong telur ayam dari peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, aksi borong telur ini dilakukan pada Jumat (11/2/2022). Argoyiwono mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah untuk membantu para peternak agar tidak terus merugi akibat harga telur turun. Saat ini, harga telur dari kandang peternak hanya Rp 15.000 sampai Rp 15.500 per kilogram. Sedangkan harga acuan pemerintah (HAP) Rp 19.000 - Rp 20.000 per kilogram. "Turunnya harga telur mengakibatkan peternak ayam petelur merugi, untuk itu kami melakukan kegiatan bakti sosial dengan membeli telur di peternak untuk dibagikan ke anggota Polres Blitar Kota," ujarnya. AKBP Argowiyono membeli satu kuintal telur dari Ahmad Kasani, salah satu peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Ia membeli telur di peternak dengan harga Rp 20.000 per kilogram. Aksi serupa juga dilakukan oleh Kapolsek di wilayah hukum Polres Blitar Kota atas inisiatif Kapolres. Kali ini AKBP Argowiyono juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk makan telur hasil dari peternak Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa membantu para peternak telur lokal Blitar keadaanya bisa kembali baik. "Mudah-mudahan kondisi peternak di wilayah Blitar kembali normal. Harga telur kembali stabil dan harga pakan murah," harapnya. Dilain sisi dari pengkauan Ahmad Kasani salah satu peternak di Dadaplangu, harga telur di peternak turus turun sejak Januari 2022. Bila harga sekarang Rp.15.000 -Rp.15.500 masih belum sebanding dengan harga pakan yakni Rp 6.800 per kilogram, harga jual telur di tingkat peternak sekitar Rp 21.000 per kilogram. "Harga telur sempat tinggi pada Desember 2021, tapi setelah itu harganya terus turun," jelasnya. Untuk mengurangi beban pakan saat ini Ahmad terus mengurangi populasi ayam di kandangnya dampak harga telur turun dan harga pakan mahal. Yang dulu sekitar 7000 ekor sekarang tinggal 500 ekor saja. (za/mp)


.jpg)




.jpg)








