Breaking News
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Untuk membatu kesulitan peternak ayam lokal, lantaran harga telur terus merosot tajam Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., memborong telur ayam dari peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, aksi borong telur ini dilakukan pada Jumat (11/2/2022). Argoyiwono mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah untuk membantu para peternak agar tidak terus merugi akibat harga telur turun. Saat ini, harga telur dari kandang peternak hanya Rp 15.000 sampai Rp 15.500 per kilogram. Sedangkan harga acuan pemerintah (HAP) Rp 19.000 - Rp 20.000 per kilogram. "Turunnya harga telur mengakibatkan peternak ayam petelur merugi, untuk itu kami melakukan kegiatan bakti sosial dengan membeli telur di peternak untuk dibagikan ke anggota Polres Blitar Kota," ujarnya. AKBP Argowiyono membeli satu kuintal telur dari Ahmad Kasani, salah satu peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Ia membeli telur di peternak dengan harga Rp 20.000 per kilogram. Aksi serupa juga dilakukan oleh Kapolsek di wilayah hukum Polres Blitar Kota atas inisiatif Kapolres. Kali ini AKBP Argowiyono juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk makan telur hasil dari peternak Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa membantu para peternak telur lokal Blitar keadaanya bisa kembali baik. "Mudah-mudahan kondisi peternak di wilayah Blitar kembali normal. Harga telur kembali stabil dan harga pakan murah," harapnya. Dilain sisi dari pengkauan Ahmad Kasani salah satu peternak di Dadaplangu, harga telur di peternak turus turun sejak Januari 2022. Bila harga sekarang Rp.15.000 -Rp.15.500 masih belum sebanding dengan harga pakan yakni Rp 6.800 per kilogram, harga jual telur di tingkat peternak sekitar Rp 21.000 per kilogram. "Harga telur sempat tinggi pada Desember 2021, tapi setelah itu harganya terus turun," jelasnya. Untuk mengurangi beban pakan saat ini Ahmad terus mengurangi populasi ayam di kandangnya dampak harga telur turun dan harga pakan mahal. Yang dulu sekitar 7000 ekor sekarang tinggal 500 ekor saja. (za/mp)

















