Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak 

By Johan MP 11 Feb 2022, 22:02:15 WIB Headline
Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak 

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Untuk membatu kesulitan peternak ayam lokal, lantaran harga telur terus merosot tajam Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., memborong telur ayam dari peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, aksi borong telur ini dilakukan pada Jumat (11/2/2022). Argoyiwono mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah untuk membantu para peternak agar tidak terus merugi akibat harga telur turun. Saat ini, harga telur dari kandang peternak hanya Rp 15.000 sampai Rp 15.500 per kilogram. Sedangkan harga acuan pemerintah (HAP) Rp 19.000 - Rp 20.000 per kilogram. "Turunnya harga telur mengakibatkan peternak ayam petelur merugi, untuk itu kami melakukan kegiatan bakti sosial dengan membeli telur di peternak untuk dibagikan ke anggota Polres Blitar Kota," ujarnya. AKBP Argowiyono membeli satu kuintal telur dari Ahmad Kasani, salah satu peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Ia membeli telur di peternak dengan harga Rp 20.000 per kilogram. Aksi serupa juga dilakukan oleh Kapolsek di wilayah hukum Polres Blitar Kota atas inisiatif Kapolres. Kali ini AKBP Argowiyono juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk makan telur hasil dari peternak Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa membantu para peternak telur lokal Blitar keadaanya bisa kembali baik. "Mudah-mudahan kondisi peternak di wilayah Blitar kembali normal. Harga telur kembali stabil dan harga pakan murah," harapnya. Dilain sisi dari pengkauan Ahmad Kasani salah satu peternak di Dadaplangu, harga telur di peternak turus turun sejak Januari 2022. Bila harga sekarang Rp.15.000 -Rp.15.500 masih belum sebanding dengan harga pakan yakni Rp 6.800 per kilogram, harga jual telur di tingkat peternak sekitar Rp 21.000 per kilogram. "Harga telur sempat tinggi pada Desember 2021, tapi setelah itu harganya terus turun," jelasnya. Untuk mengurangi beban pakan saat ini Ahmad terus mengurangi populasi ayam di kandangnya dampak harga telur turun dan harga pakan mahal. Yang dulu sekitar 7000 ekor sekarang tinggal 500 ekor saja. (za/mp)




  • Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta

    🕔03:06:40, 18 Apr 2026
  • Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE

    🕔17:45:49, 15 Apr 2026
  • Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi

    🕔20:22:18, 26 Mar 2026
  • Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim

    🕔20:08:59, 10 Mar 2026
  • Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026

    🕔11:35:56, 03 Mar 2026