Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Untuk membatu kesulitan peternak ayam lokal, lantaran harga telur terus merosot tajam Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., memborong telur ayam dari peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, aksi borong telur ini dilakukan pada Jumat (11/2/2022). Argoyiwono mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah untuk membantu para peternak agar tidak terus merugi akibat harga telur turun. Saat ini, harga telur dari kandang peternak hanya Rp 15.000 sampai Rp 15.500 per kilogram. Sedangkan harga acuan pemerintah (HAP) Rp 19.000 - Rp 20.000 per kilogram. "Turunnya harga telur mengakibatkan peternak ayam petelur merugi, untuk itu kami melakukan kegiatan bakti sosial dengan membeli telur di peternak untuk dibagikan ke anggota Polres Blitar Kota," ujarnya. AKBP Argowiyono membeli satu kuintal telur dari Ahmad Kasani, salah satu peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Ia membeli telur di peternak dengan harga Rp 20.000 per kilogram. Aksi serupa juga dilakukan oleh Kapolsek di wilayah hukum Polres Blitar Kota atas inisiatif Kapolres. Kali ini AKBP Argowiyono juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk makan telur hasil dari peternak Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa membantu para peternak telur lokal Blitar keadaanya bisa kembali baik. "Mudah-mudahan kondisi peternak di wilayah Blitar kembali normal. Harga telur kembali stabil dan harga pakan murah," harapnya. Dilain sisi dari pengkauan Ahmad Kasani salah satu peternak di Dadaplangu, harga telur di peternak turus turun sejak Januari 2022. Bila harga sekarang Rp.15.000 -Rp.15.500 masih belum sebanding dengan harga pakan yakni Rp 6.800 per kilogram, harga jual telur di tingkat peternak sekitar Rp 21.000 per kilogram. "Harga telur sempat tinggi pada Desember 2021, tapi setelah itu harganya terus turun," jelasnya. Untuk mengurangi beban pakan saat ini Ahmad terus mengurangi populasi ayam di kandangnya dampak harga telur turun dan harga pakan mahal. Yang dulu sekitar 7000 ekor sekarang tinggal 500 ekor saja. (za/mp)


.jpg)














