- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Hardiknas 2023, Tri Andhianto : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, Wujudkan Kota Bekasi Yang Cerdas

Keterangan Gambar : Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM BEKASI,- Dengan mengenakan baju adat Nusa Tenggara Timur, Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi yang mengenakan baju adat dari berbagai daerah, serta hadir juga unsur Forkopimda Kota Bekasi.
Penggunaan baju adat selaras dilakukan seluruh Aparatur Pemerintah Kota Bekasi sebagai peserta upacara guna merepresentasikan keberagaman Suku Bangsa di Kota Bekasi.

Baca Lainnya :
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
Selain Aparatur Pemerintah Kota Bekasi, para Guru, Tenaga Kependidikan, dan tentunya siswa/siswi pun juga ikut terlibat menjadi peserta upacara yang juga mengenakan baju adat dari seluruh daerah di Indonesia.
Bukan hanya merepresentasikan keberagaman, penggunaan baju adat pun juga merefleksikan merdeka belajar dan kebebasan berkerasi bagi para siswa/siswi sebagai Generasi Penerus Bangsa.

"Implementasi Merdeka Belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang memberikan kebebasan dan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan kompetensinya serta berkreatifitas untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi kemajuan Bangsa dan Negara, dan yang terpenting untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Kreatif dan Cerdas, ujar Tri dalam sambutannya.
Tri Adhianto pun menambahkan, "mari semarakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter kuat, nasionalis, dan memajukan Indonesia ke masa depan dengan pendidikan yang berkualitas," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga memberi apresiasi bagi salah satu Kepala Sekolah SD Negeri Kayuringin Jaya II yang berhasil melaksanakan ibadah puasa syawal selama 5 hari dengan memberikannya satu unit sepeda motor, yang kemudian kegiatan dilanjut dengan halal bihalal bersama para peserta upacara.** (Saipul Maulana)








.jpg)







