- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Hardiknas 2023, Tri Andhianto : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, Wujudkan Kota Bekasi Yang Cerdas

Keterangan Gambar : Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM BEKASI,- Dengan mengenakan baju adat Nusa Tenggara Timur, Plt. Wali Kota Bekasi hadir bersama istri, Wiwiek Hargono, kompak mengenakan baju adat yang sama, disertai Pegawai ruang lingkup Setda Pemerintah Kota Bekasi yang mengenakan baju adat dari berbagai daerah, serta hadir juga unsur Forkopimda Kota Bekasi.
Penggunaan baju adat selaras dilakukan seluruh Aparatur Pemerintah Kota Bekasi sebagai peserta upacara guna merepresentasikan keberagaman Suku Bangsa di Kota Bekasi.

Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
- Viral di Medsos, DPRD Majalengka Temukan Retak dan Aspal Terkelupas
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
Selain Aparatur Pemerintah Kota Bekasi, para Guru, Tenaga Kependidikan, dan tentunya siswa/siswi pun juga ikut terlibat menjadi peserta upacara yang juga mengenakan baju adat dari seluruh daerah di Indonesia.
Bukan hanya merepresentasikan keberagaman, penggunaan baju adat pun juga merefleksikan merdeka belajar dan kebebasan berkerasi bagi para siswa/siswi sebagai Generasi Penerus Bangsa.

"Implementasi Merdeka Belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang memberikan kebebasan dan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan kompetensinya serta berkreatifitas untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi kemajuan Bangsa dan Negara, dan yang terpenting untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Kreatif dan Cerdas, ujar Tri dalam sambutannya.
Tri Adhianto pun menambahkan, "mari semarakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter kuat, nasionalis, dan memajukan Indonesia ke masa depan dengan pendidikan yang berkualitas," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga memberi apresiasi bagi salah satu Kepala Sekolah SD Negeri Kayuringin Jaya II yang berhasil melaksanakan ibadah puasa syawal selama 5 hari dengan memberikannya satu unit sepeda motor, yang kemudian kegiatan dilanjut dengan halal bihalal bersama para peserta upacara.** (Saipul Maulana)

















