Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Hadiri Malam Tasyakuran Bersih Kelurahan Bendogerit, Ini Harapan Walikota Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melestarikan adat budaya adalah sebuah kewajiban dan tanggungjawab dari generasi ke generasi, seperti salah satu contohnya adalah kegiatan bersih desa atau bersih Kelurahan sebagai upacara adat untuk menangkal balak agar masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Seperti yang diselenggarakan oleh masyarakat Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan pada Senin malam (07/06/22), merupakan acara puncak rangkaian acara bersih Kelurahan yang dihadiri oleh Walikota Blitar Drs.Santoso,M.P.d dan Wakil Walikota Blitar Tjutjuk Sunario. "Ini adalah bentuk melestarikan adat budaya warisan para pendahulu kita, dan sebagai bentuk positif menghargai warisan leluhur kita, saya sangat mengapresiasi dengan pelaksanaan bersih desa di Kelurahan Bendogerit, semoga kegiatan ini akan terus digalakan agar warisan adat budaya tidak tergeser dengan peradaban moderen," ucap Santoso.
Selanjutnya orang nomor satu di Kota Blitar ini juga meminta kepada segenap lapisan masyarakat Kota Blitar agar kegiatan yang sangat positif yang diwariskan kepada generasi milenial untuk tetap dijaga dan perlu dilestarikan dari waktu ke waktu. Acara bersih desa atau bersih Kelurahan Bendogerit yang dikemas dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan mengadakan stan bazar, pentas seni, setidaknya akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar, karena dengan keguatan seperti ini UMKM bisa bangkit, setelah Bangsa ini terpuruk akibat wabah pandemi Covid 19.
"Agenda bersih Kelurahan yang bersamaan dengan moment bulan Bung Karno hendaknya senantiasa memperkokoh semangat gotong royong, sebuah tradisi ini kiranya bisa sebagai pengungkit tumbuh kembang keanekaragaman adat budaya di Kota Blitar, moment bulan Juni yang identik dengan bulan Bung Karno ini, akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan Kebhinekaan seperti amanah dan ketauladanan Bung Karno," ucapnya.
Sedangkan serangkaian acara tasyakuran Kelurahan Bendogerit itu sendiri diawali sejak 2 Juni acara nyadran di Makam Swangsan Pentas Jaranan, taburbunga, Khotmil Qur'an, Istighosah, Pembukaan Bazar Dilanjutkan Kenduri massal dilanjutkan acara resepsi Bersih Kelurahan 7Juni malam itu seluruh masyarakat dihibur dengan hiburan Campursari dengan bintang,tamu cak Komet Cs.
"Kelurahan Bendogerit adalah satu-satunya kelurahan yang istimewa karena ada makam pahlawan, makam Bung Karno, kebun Rojo dan istana gebang semua ada di kelurahan Bendogerit termasuk kediaman walikota dan wakil walikota Blitar. saya bangga bahwa setiap kelurahan masih rutin melaksanakan tradisi budaya bersih desa karena hakekatnya bagaimana kita mendoakan para pejuang pejuang dan tokoh tokoh yang ada di kelurahan kota Blitar ini yang telah meletakkan pondasi kekuatan disetiap wilayah," pungkasnya.(adv.kmftik/za/mp)


.jpg)













