Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Hadiri Malam Tasyakuran Bersih Kelurahan Bendogerit, Ini Harapan Walikota Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melestarikan adat budaya adalah sebuah kewajiban dan tanggungjawab dari generasi ke generasi, seperti salah satu contohnya adalah kegiatan bersih desa atau bersih Kelurahan sebagai upacara adat untuk menangkal balak agar masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Seperti yang diselenggarakan oleh masyarakat Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan pada Senin malam (07/06/22), merupakan acara puncak rangkaian acara bersih Kelurahan yang dihadiri oleh Walikota Blitar Drs.Santoso,M.P.d dan Wakil Walikota Blitar Tjutjuk Sunario. "Ini adalah bentuk melestarikan adat budaya warisan para pendahulu kita, dan sebagai bentuk positif menghargai warisan leluhur kita, saya sangat mengapresiasi dengan pelaksanaan bersih desa di Kelurahan Bendogerit, semoga kegiatan ini akan terus digalakan agar warisan adat budaya tidak tergeser dengan peradaban moderen," ucap Santoso.
Selanjutnya orang nomor satu di Kota Blitar ini juga meminta kepada segenap lapisan masyarakat Kota Blitar agar kegiatan yang sangat positif yang diwariskan kepada generasi milenial untuk tetap dijaga dan perlu dilestarikan dari waktu ke waktu. Acara bersih desa atau bersih Kelurahan Bendogerit yang dikemas dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan mengadakan stan bazar, pentas seni, setidaknya akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar, karena dengan keguatan seperti ini UMKM bisa bangkit, setelah Bangsa ini terpuruk akibat wabah pandemi Covid 19.
"Agenda bersih Kelurahan yang bersamaan dengan moment bulan Bung Karno hendaknya senantiasa memperkokoh semangat gotong royong, sebuah tradisi ini kiranya bisa sebagai pengungkit tumbuh kembang keanekaragaman adat budaya di Kota Blitar, moment bulan Juni yang identik dengan bulan Bung Karno ini, akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan Kebhinekaan seperti amanah dan ketauladanan Bung Karno," ucapnya.
Sedangkan serangkaian acara tasyakuran Kelurahan Bendogerit itu sendiri diawali sejak 2 Juni acara nyadran di Makam Swangsan Pentas Jaranan, taburbunga, Khotmil Qur'an, Istighosah, Pembukaan Bazar Dilanjutkan Kenduri massal dilanjutkan acara resepsi Bersih Kelurahan 7Juni malam itu seluruh masyarakat dihibur dengan hiburan Campursari dengan bintang,tamu cak Komet Cs.
"Kelurahan Bendogerit adalah satu-satunya kelurahan yang istimewa karena ada makam pahlawan, makam Bung Karno, kebun Rojo dan istana gebang semua ada di kelurahan Bendogerit termasuk kediaman walikota dan wakil walikota Blitar. saya bangga bahwa setiap kelurahan masih rutin melaksanakan tradisi budaya bersih desa karena hakekatnya bagaimana kita mendoakan para pejuang pejuang dan tokoh tokoh yang ada di kelurahan kota Blitar ini yang telah meletakkan pondasi kekuatan disetiap wilayah," pungkasnya.(adv.kmftik/za/mp)

.jpg)








.jpg)






