Breaking News
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
Hadiri Malam Tasyakuran Bersih Kelurahan Bendogerit, Ini Harapan Walikota Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melestarikan adat budaya adalah sebuah kewajiban dan tanggungjawab dari generasi ke generasi, seperti salah satu contohnya adalah kegiatan bersih desa atau bersih Kelurahan sebagai upacara adat untuk menangkal balak agar masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Seperti yang diselenggarakan oleh masyarakat Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan pada Senin malam (07/06/22), merupakan acara puncak rangkaian acara bersih Kelurahan yang dihadiri oleh Walikota Blitar Drs.Santoso,M.P.d dan Wakil Walikota Blitar Tjutjuk Sunario. "Ini adalah bentuk melestarikan adat budaya warisan para pendahulu kita, dan sebagai bentuk positif menghargai warisan leluhur kita, saya sangat mengapresiasi dengan pelaksanaan bersih desa di Kelurahan Bendogerit, semoga kegiatan ini akan terus digalakan agar warisan adat budaya tidak tergeser dengan peradaban moderen," ucap Santoso.
Selanjutnya orang nomor satu di Kota Blitar ini juga meminta kepada segenap lapisan masyarakat Kota Blitar agar kegiatan yang sangat positif yang diwariskan kepada generasi milenial untuk tetap dijaga dan perlu dilestarikan dari waktu ke waktu. Acara bersih desa atau bersih Kelurahan Bendogerit yang dikemas dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan mengadakan stan bazar, pentas seni, setidaknya akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar, karena dengan keguatan seperti ini UMKM bisa bangkit, setelah Bangsa ini terpuruk akibat wabah pandemi Covid 19.
"Agenda bersih Kelurahan yang bersamaan dengan moment bulan Bung Karno hendaknya senantiasa memperkokoh semangat gotong royong, sebuah tradisi ini kiranya bisa sebagai pengungkit tumbuh kembang keanekaragaman adat budaya di Kota Blitar, moment bulan Juni yang identik dengan bulan Bung Karno ini, akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan Kebhinekaan seperti amanah dan ketauladanan Bung Karno," ucapnya.
Sedangkan serangkaian acara tasyakuran Kelurahan Bendogerit itu sendiri diawali sejak 2 Juni acara nyadran di Makam Swangsan Pentas Jaranan, taburbunga, Khotmil Qur'an, Istighosah, Pembukaan Bazar Dilanjutkan Kenduri massal dilanjutkan acara resepsi Bersih Kelurahan 7Juni malam itu seluruh masyarakat dihibur dengan hiburan Campursari dengan bintang,tamu cak Komet Cs.
"Kelurahan Bendogerit adalah satu-satunya kelurahan yang istimewa karena ada makam pahlawan, makam Bung Karno, kebun Rojo dan istana gebang semua ada di kelurahan Bendogerit termasuk kediaman walikota dan wakil walikota Blitar. saya bangga bahwa setiap kelurahan masih rutin melaksanakan tradisi budaya bersih desa karena hakekatnya bagaimana kita mendoakan para pejuang pejuang dan tokoh tokoh yang ada di kelurahan kota Blitar ini yang telah meletakkan pondasi kekuatan disetiap wilayah," pungkasnya.(adv.kmftik/za/mp)

















