- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Bapenda Majalengka Gaspol Digitalisasi Pajak : ASN Harus Jadi Contoh Nyata

Keterangan Gambar : Lounching inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi menggebrak sistem perpajakan daerah dengan meluncurkan inovasi besar bertajuk Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, sebuah langkah strategis yang diyakini mampu meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya.
Sorotan utama datang dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, yang menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya serius membangun budaya disiplin pajak dimulai dari internal pemerintahan.
"Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Sekarang pembayarannya sudah digital, prosesnya cepat, aman, dan tercatat dengan baik," tegas Rachmat usai peluncuran inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital. Rabu, (18/02/2026)
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Menurutnya, digitalisasi pembayaran pajak menjadi jawaban atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Ia menyebut, sistem non-tunai juga memperkecil potensi keterlambatan serta meningkatkan akurasi pendataan pajak daerah.
Lebih jauh, Rachmat menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
"Kalau ASN sudah patuh, masyarakat pasti akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban administratif, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menyampaikan, pajak daerah merupakan tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.
Gerakan ini dilaksanakan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung ke perangkat daerah, sehingga ASN dapat membayar pajak secara mudah melalui platform digital tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Rachmat juga memastikan, Bapenda akan terus memperluas edukasi dan pelayanan agar transformasi pajak digital benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat Majalengka.
"Ini momentum besar. ASN harus menjadi pelopor. Kalau kesadaran pajak tumbuh dari aparatur, maka Majalengka akan semakin kuat secara fiskal dan semakin maju pembangunannya," pungkasnya.
Melalui gerakan ini, Pemkab Majalengka optimistis kepatuhan pajak meningkat signifikan dan kemandirian daerah semakin kokoh demi terwujudnya visi besar Majalengka Langkung Sae. ** (Agit/Rilis Kominfo)
















