Breaking News
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
Grebeg Pancasila 2022 Jadi Parameter Kebangkitan Kebhinekaan Bersama Membangun Peradaban Dunia Era M

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Momentum tanggal 1 Juni telah ditetapkan sebagai agenda peringatan salah satu hari Besar Nasional, yakni sebagai hari lahirnya Pancasila, menandai peringatan tersebut Harlah Pancasila 1 Juni bertepatan dengan hari Rabu (01/06/22), Pemerintah Kota Blitar menggelar Upacara Grebeg Pancasila di alun-alun Kota Blitar. Apel besar ini di Pimpin langsung oleh Walikota Blitar Drs.Santoso M.Pd diikuti Forkopimda,Bakorwil 3 Malang, beberapa Kepala Daerah Bupati dan Walikota, Sekda Asisten, para Kepala OPD Pemkot Blitar, Camat dan Kepala Kelurahan sekota Blitar.
Berbeda dengan upacara kebesaran lainnya, pada upacara Harlah Pancasila 1 Juni seluruh peserta upacara mengenakan pakaian Kejawen, bahkan semua aba aba posesi upacara juga menggunakan bahasa jawa Kromo Inggil. Pada peringatan tahun 2022 ini, hari lahirnya Pancasila mengambil tema "Grebeg Pancasila Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia".
Walikota Blitar Drs.Santoso didepan peserta Upacara mengatakan, tahun ini adalah tahun pertama peringatan Harlah Panca Sila yang lebih meriah dengan melibatkan banyak orang, karena Pandemi Covid relatif terkendali.
"Karena itu kita bersama-sama mengikuti serangkain kegiatan mulai acara bedhol pusaka dan festival lentera yang diikuti dan disaksikan masyarakat kota Blitar," kata Santoso.
Dikemukakan lebih lanjut oleh orang nomor satu di Kota Blitar, selama 2 tahun ini, semua menghadapi Pandemi Covid 19 yang merubah beberapa tatanan kehidupan, maka selaras dengan tema "Bangkit Bersama Mbangun Peradaban Dunia, maka kita harus bangkit dari keterpurukan.
"Melalui moment ini kita bersama-sama harus bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia bahkan dunia, dan tetap semangat menjaga keutuhan dan gotong royong dalam Kebhinekaan," tandasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 seremonialnya mendapat antusias masyarakat Kota Blitar, dalam rangkaian kegiatan diawali (31/05) dengan Bedol Pusaka, Kirap Lampion,malam tirakatan, dan upacara 1 juni mendapat sambutan dan antusias masyarakat kota Blitar, hal ini karena pada masa pandemi selama 2 tahun kegiatan grebeg Pancasila diselenggarakan sangat sederhana, dan pada saat menuju endemi, kegiatan dilaksanakan cukup meriah, upacara di aloon - aloon kali ini dimeriahkan dengan sendra tari oleh para seniman seniwati Blitar Raya, dan acara dilanjutkan dengan kirab tumpeng agung dari alun - alun menuju makam Proklamator Bung Karno di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Bulan Juni adalah sebagai Bulan Bung Karno,cukup banyak agenda kegiatan yang senafas dengan Putra Sang Fajar Bung Karno yang digelar hingga ahir bulan diantaranya Wayang Kulit Malam Tirakatan, Kenduri Pancasila, Festival Kopi, Blitar Djadoel Btitar, Kontes Nasional Ayam Hias Piala Walikota Blitar, Pekan Budaya.Semua terbuka untuk umum.
Walikota juga mengajak masyarakat, dari Bumi Bung Karno agar semua komponen dan masyarakat kota Blitar agar tetap menggelorakan nilai-nilai Panca Sila, meningkatkan wawasan Kebangsaan, dan Nasionalisme ke seluruh Bumi Nusantara.
"Karena Pancasila adalah milik kita semua, milik seluruh Bangsa Indonesia. Nilai-nilai luhur Panca Sila harus kita hadirkan secara nyata dalam setiap nafas dan sendi kehidupan kita,"pungkasnya.(adv.kmftik/za/mp)

















