Breaking News
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
Genap 1 Tahun Pemerintahan Rini Rahmat, Pemkab Blitar Adakan Dialogis Semua Elemen

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tanpa terasa sudah 1 tahun masa kepemimpinan Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah bersama Wakil Bupati Blitar, H Rahmat Santoso SH.MH, masa 1 tahun pemerintahan tersebut tepat pada Sabtu, (26/02/22). Pemkab Blitar menggelar acara dialog yang mengundang elemen masyarakat seperti LSM, media dan tokoh masyarakat yang dikemas dalam acara doa bersama dan Tasyakuran Satu Tahun Pengabdian Mak Rini dan Makdhe Rahmat, di Pendopo Sasana Adi Praja, Kantor Bupati Blitar, jalan Kusuma Bangsa Kanigoro, pada Kamis (24/02/22) malam. Pada malam itu acara diawali dengan memutar potret visual hasil program kerja Rini Syarifah bersama Rahmat, setelah itu dilanjutkan pembacaan tahlil dan doa bersama serta pemotongan tumpeng oleh Wabup Rahmat, didampingi pejabat teras Pemkab Blitar dan unsur Forkopimda dan kepala OPD yang hadir untuk menampung aspirasi dan menindaklanjuti untuk memberikan solusi yang disampaikan LSM dan Ormas. "Acara dialog dengan berbagai elemen tersebut digelar guna menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat demi kemajuan Kabupaten Blitar. Beberapa ormas, LSM dan organisasi yang hadir di antaranya HMI, PMII, GMNI, IMM, KAHMI Pemuda Muhamadiyah, PemudaPancasila, Anshor, PCNU, GPI, KRPK, LPKPK, LMP, LMPI, Korapi, FBK, PPI," kata Rahmat Santoso. Pada bagian dialogis dimasa jabatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih mendapatkan masukan diantaranya dari satunya Yayasan Organisasi Lingkungan Hidup, Budi Sulistyo, memberikan masukan tentang perlunya dukungan pemkab Blitar dalam mencegah kerusakan hutan dan lingkungan. Sementara dari LPKPK, disampaikan oleh Rofiq menyampaikan saran mengenai perbaikan Perbup tentang rekruitmen perangkat desa untuk diperbaiki, agar tidak terjadi gejolak. Adapun Fahrul dari KRPK menagih janji kampanye Mak Rini-Makdhe Rahmat mengenai pengelolaan tambang atau galian C, yang sampai sekarang belum ada perubahan dan PAD. Selanjutnya masukan dari Ketua LSM GPI Blitar, Jaka Prasetya memberi masukan tentang pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS), agar Pemkab Blitar mempersiapkan dampak sosialnya. Pasalnya, sebelumnya penduduk setempat hanya bertani, namun kini telah didatangi banyak pendatang karena adanya JLS. “Saran dan masukan itu misalnya dengan membuatkan rest area dan pasar kecil yang dikelola oleh warga sekitar, untuk pemberdayaan meningkatkan perekonomian mereka,” kata Jaka. Jaka Prasetya selain itu juga meminta penjelasan mengenai program pembangunan dan capaiannya, termasuk soal kerusakan infrastruktur jalan, yang sangat mengganggu masyarakat. “Selain itu, juga soal penataan personil dalam mutasi, juga harus sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikannya,” tandasnya Di awal sambutannya, Wabup Rahmat mewakili Bupati Rini yang berhalangan hadir, Rahmat menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, sehingga bisa menjalankan tugas selama setahun terakhir. “Dalam melaksanakan program pembangunan terus diupayakan bisa mencapai hasil maksimal, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 selama 2021,” kata Rahmat. Selanjutnya, ia menyampaikan, terkait kerusakan hutan dan lingkungan sudah berkoordinasi dengan Perhutani dan Polres Blitar, jadi proses sudah berjalan. Masalah tambang, saat ini sedang digodok aturannya. “Jangan sampai keluar aturan tambang, tapi hanya macan ompong karena penambangan sudah lama terjadi,” jelasnya. Wabup Rahmat juga menegaskan siap hadir jika ada permasalahan di masyarakat Dia berharap semua program yang masuk ke dalam visi misi bisa terlaksana, apakah dengan mendapat bantuan dari pusat, serta pemberdayaan warga desa, termasuk yang sekarang sedang berjalan sudah dilakukan melalui program One Village One Product (OVOP) oleh Mak Rini melalui kegiatan Sambang Desa,” pungkasnya. (za/mp)

















