- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Gelar IICS 2024, RSJPD Harapan Kita Hadirkan Dokter-dokter Jantung Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Rumah Sakit (RS) Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita menggelar Indonesia International Cardiovascular Summit atau Simposium Internasional, di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta yang berlangsung 16-17 November 2024.
Dalam kegiatan tersebut, selain dokter-dokter jantung Indonesia yang hadir, juga dokter-dokter jantung dari berbagai negara.
"Tidak hanya dokter-dokter di Jakarta, tapi dokter yang menjadi ampuan kami juga ikuti kegiatan ini demi tingkatkan kompetensi di bidang kardiovaskular," ujar dr. Ade Meidian Ambari, Sp. JP (K), PhD, Ketua IICS 2024 dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu (17/11/2024).
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
"Total 680 peserta yang hadir, baik dari dokter-dokter jantung dunia, dokter Indonesia dan perawat yang datang secara tatap muka dan 500 peserta yang hadir secara virtual memberikan kesan positif bagi kami khususnya yang mengadakan acara ini," sambung dr. Ade Meidian Ambari.
Adapun peserta atau dokter-dokter jantung dunia dari tiap negara yang dihadirkan dalam simposium yakni seperti, Prof. dr. Kang Sung Gwon - Chosun University Hospital (Korea Selatan), dr. Shigeru Saito-Shonan-Kamakura General Hospital (Jepang), dr. Yoshitsugu Nakamura - Chibanishi Hospital (Jepang), Prof. dr. Lam Yat Yin - Hong Kong Asia Medical Centre, Canossa Hospital (Hong Kong), dr. Sudhir Prem Srivastava - Medanta, The Medicity Gurgaon (India), dr. Yang Lijun -Children's Hospital Zhejiang University School of Medicine (Cina), dan Prof. dr. Lai Wei - Zhongshan Hospital, Shanghai Medical College (Cina).
Disebutkan, salah satu latarbelakang diadakan simposium ini yakni semakin meningkatnya jumlah kasus penyakit jantung di Indonesia. Pada tahun 2022 sendiri telah menjadi 15.5 juta kasus. Tentunya hal ini menjadi sorotan tersendiri melihat tingginya kasus penyakit jantung. Dibarengi hal itu, RSJPD.
Lanjut dia, harapan kita pengampu sebagai jejaring kardiovaskular melihat kesempatan besar untuk tingkatkan kemampuan dokter-dokter jantung di tengah tingginya angka pesakitan.
"Selain untuk pembaharuan kemampuan dan teknologi kardiovaskular terkini, simposium kelas
Internasional kami gelar tentunya dengan dukungan penuh Kementerian Kesehatan untuk menunjang dan mendukung dokter-dokter yang kami ampukan sehingga memiliki insight baru lewat acara ini," kata Dr. dr. lwan Dakota, Sp. JP (K), Direktur Utama RSJPD Harapan Kita.
Acara IICS 2024 mengangkat berbagai topik seperti Intervensi Struktural, Pengobatan ASCVD, Inovasi dan Strategi Menyelamatkan dalam Operasi Jantung Anak, Coronary Intervention Conduction System Pacing (CSP), Operasi Jantung Pembuluh Darah khususnya Operasi Jantung Robotik, Pengembangan teknologi pada perkutan.
"Kami bangga dan berkomitmen agar kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan yang kami percaya berikan kontribusi positif baik bagi peserta yaitu dokter ataupun perawat dan pasien-pasien penyakit jantung pembuluh darah secara tidak langsung," jelas dr. Iwan Dakota menambahkan.
Tahun ini, lanjut Iwan, terdapat 123 peserta dokter dan perawat berasal lebih dari 50 rumah sakit jejaring pengampuan kardiovaskular yang hadir pada IICS 2024.
"Kami berharap di tahun-tahun mendatang akan datang lebih banyak lagi," harap Iwan.
"Dengan adanya kegiatan ini menjadi wadah tepat untuk kembangkan layanan diagnostik invasif dan intervensi non bedah dalam bidang jantung dan pembuluh darah serta mengembangkan pelayanan bedah jantung yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan. Serta tingkatkan kompetensi yang harus dimiliki khususnya bagi tenaga kesehatan profesional di rumah-rumah sakit jejaring pada Bedah Jantung Pintas Arteri dan Intervensi Non Bedah," pungkasnya.** (Anton)

















