- Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
Geber AkhirTahun Nurhadi Sosialisasi 4 Pilar Mancing Rejeki Berhadiah 3 Ekor Kambing

Keterangan Gambar : Geber AkhirTahun Nurhadi Sosialisasi 4 Pilar Mancing Rejeki Berhadiah 3 Ekor Kambing.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Mancing bareng atau Mabar adalah satu satunya cara unik murah meriah sebagai bentuk penajaman wawasan kebangsaan bagi kalangan bawah. dimana 4 Pilar Kebangsaan Indonesia adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman.
"Dalam moment ini kami ingin memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada elemen masyarakat, melalui konsep sederhana yakni mancing berhadiah kambing," Kata Nurhadi anggota DPR RI Komisi IX Dapil Jatim VI kepada wartawan di areba lomba mancing kolam desa Kerjen Kecamatan Srengat Kamis (25/12/25) bertepatan perayaan Natal dan menyambut tahun baru 2026.
Nurhadi S.Pd, M.H yang juga sebagai ketua DPD NasDem Kabupaten Blitar menekankan bertajuk mancing rejeki paling unik di selenggerakan di 5 tempat masing - masing di Tulungagung, satu di Kediri di Blitar desa Kerjen, Temenggungan, dan desa Mangunan.
Baca Lainnya :
- Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
"Kami sabagai anggota DPR RI dan MPR RI sangat mengapresiasi tingkat kehadiran masyarakat, ternyata mancing rejeki punya antusias yang luar biasa, masyarakat senang dan mendapatkan pemahaman apa itu empat pilar yang wajib hukumnya harus saya sampaikan," tutur Nurhadi.
Secara gamblang Nurhadi menyampaikan kepada ribuan maniak mancing apa empat pilar itu, masing-masing pilar.

Pancasila: Sebagai dasar dan ideologi negara, Pancasila berisi lima sila yang mencakup Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.
UUD 1945: Undang-Undang Dasar 1945 adalah konstitusi negara, aturan tertinggi yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan negara dan kehidupan bermasyarakat.
NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia): Bentuk negara Indonesia yang berdasarkan pada konsep kesatuan wilayah dari Sabang sampai Merauke, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat.
Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan negara yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua," yang menegaskan persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia.
Keempat pilar ini dipahami sebagai fondasi yang kokoh untuk memperkuat identitas dan integritas bangsa Indonesia.
"Empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan landasan yang kokoh dalam menjaga persatuan, ketuhanan bangsa Indonesia" tandasnya
Mancing rejeki di Desa Kerjen siang itu bersama masyarakat penghobi mancing Nurhadi membaur ikut menikmati asiknya memancing di kolam pondok Porsigal Garuda Loncat. Ada dua kwintal di lepaskan untuk di pancing, jenis ikan nila dan ikan patin. (za/mp)
















