- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
Gas 3Kg Di Tangerang Raya Banjir

Keterangan Gambar : Poto gas 3 kg
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Gas melon 3 Kg di wilayah Tangerang Raya banjir, hal tersebut diakibatkan dengan banyak bermunculan agen-agen baru yang tidak terkendali. Sampai saat ini dari informasi yang didapat agen 3kg Tangerang Raya berjumlah 170 agen, dan kabarnya masih akan bertambah lagi. Sehingga hal ini secara otomatis menyebabkan penambahan kuota di wilayah Tangerang Raya.
Menurut salah satu pemilik agen LPG 3 Kg yang enggan di sebut namanya, Jumat (15/9) dan tergabung di DPC Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan, dari satu tahun yang lalu Hiswana Migas Tangerang Raya sudah memberikan surat kepada Pertamina yang dikoordinasikan juga dengan pihak Pemda dan ESDM Provinsi Banten.
"Isi surat tersebut adalah penghentian untuk ijin agen-agen baru di wilayah Tangerang Raya dikarenakan kondisi penyaluran sudah tidak kondusif over suplai," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Dia menambahkan, surat yang di layangkan Hiswana Migas Tangerang Raya sudah melalui kesepakatan dari seluruh agen Tangerang Raya dan di tanda tangani secara kolektif ( penolakan).
"Tapi pada kenyataannya pihak pertamina diduga tidak menghiraukan atau menanggapi surat tersebut. Padahal ini adalah barang subsidi untuk rakyat yang seharusnya tidak menghambur-hamburkan begitu saja," ungkapnya.
"Tentunya kami dan para agen se-Tangerang Raya juga kecewa kepada pihak-pihak yang membiarkan hal ini terjadi," tambahnya lagi.
Ia menambahkan, bahkan Pemda pun semua kecewa karena surat yang pernah dilayangkan tersebut juga tidak di tindak lanjuti.(Tim)


.jpg)




.jpg)








