- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
Gas 3Kg Di Tangerang Raya Banjir

Keterangan Gambar : Poto gas 3 kg
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Gas melon 3 Kg di wilayah Tangerang Raya banjir, hal tersebut diakibatkan dengan banyak bermunculan agen-agen baru yang tidak terkendali. Sampai saat ini dari informasi yang didapat agen 3kg Tangerang Raya berjumlah 170 agen, dan kabarnya masih akan bertambah lagi. Sehingga hal ini secara otomatis menyebabkan penambahan kuota di wilayah Tangerang Raya.
Menurut salah satu pemilik agen LPG 3 Kg yang enggan di sebut namanya, Jumat (15/9) dan tergabung di DPC Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan, dari satu tahun yang lalu Hiswana Migas Tangerang Raya sudah memberikan surat kepada Pertamina yang dikoordinasikan juga dengan pihak Pemda dan ESDM Provinsi Banten.
"Isi surat tersebut adalah penghentian untuk ijin agen-agen baru di wilayah Tangerang Raya dikarenakan kondisi penyaluran sudah tidak kondusif over suplai," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
Dia menambahkan, surat yang di layangkan Hiswana Migas Tangerang Raya sudah melalui kesepakatan dari seluruh agen Tangerang Raya dan di tanda tangani secara kolektif ( penolakan).
"Tapi pada kenyataannya pihak pertamina diduga tidak menghiraukan atau menanggapi surat tersebut. Padahal ini adalah barang subsidi untuk rakyat yang seharusnya tidak menghambur-hamburkan begitu saja," ungkapnya.
"Tentunya kami dan para agen se-Tangerang Raya juga kecewa kepada pihak-pihak yang membiarkan hal ini terjadi," tambahnya lagi.
Ia menambahkan, bahkan Pemda pun semua kecewa karena surat yang pernah dilayangkan tersebut juga tidak di tindak lanjuti.(Tim)

















