- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Gandeng UMKM Dalam Pameran AEM Retreat, Kemendag Bangun Konektivitas Pasar ASEAN

Keterangan Gambar :
Megapolitanpos.com, Magelang— Pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) yang berlangsung di Plataran Heritage Borobudur Hotel dimanfaatkan untuk membangun konektivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan pasar ASEAN.
Banyak ragam produk UMKM yang dipamerkan selama perhelatan yang digelar pada 20—23 Maret 2023 diharapkan bisa diminati para delegasi negara anggota ASEAN.
Baca Lainnya :
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Produk Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi, Kemendag Perkuat Promosi dan Penjajakan Bisnis
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djamitko
Bris Witjaksono menyatakan, para pelaku UMKM dapat memperluas pasar dengan menciptakan
konektivitas ke seluruh negara ASEAN. “Pelaku UMKM berharap, AEM ini mampu menjadi ajang
untuk mengenalkan produknya lebih luas lagi kepada delegasi yang berasal dari seluruh negara
anggota ASEAN,” kata Djatmiko.
Menurutnya, seluruh negara ASEAN sepakat untuk senantiasa mendukung dan mendorong
perluasan pasar UMKM karena UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian. “Dalam
berbagai perjanjian perdagangan, sektoral, regional, multilateral, perhatian ke pelaku UMKM
cukup besar. Kami menyadari, para pelaku ekonomi kecil dan menengah itu memiliki daya tahan
yang relatif baik terhadap guncangan atau kondisi ekstrem,” katanya.
Sebanyak 22 UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah turut memanfaatkan rangkaian
pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) seperti produk pakaian, kerajinan tangan hingga
makanan dan minuman (mamin) khas Magelang. Tenda khusus UMKM disiapkan tepat di depan
lobi utama Plataran Heritage Borobudur.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Magelang Basirul Hakim menyatakan cukup antusias dengan gelaran AEM Retreat ke-29. Pertemuan antarmenteri ekonomi ASEAN ini berdampak pada perekonomian daerah, khususnya pelaku UMKM.
"Kami kerap mengajak UMKM unggulan di Kabupaten Magelang dalam berbagai pameran. Kali ini, di kegiatan AEM Retreat 2023,” paparnya
Dijelaskan Basirul, potensi UMKM di Kabupaten Magelang sangat menjanjikan. Sampai saat ini,
terdapat lebih dari 106 ribu pelaku UMKM dengan berbagai produk akhir, seperti makanan olahan,
kerajinan, batik, butik dan aneka kuliner khas yang lain yang berbasis potensi lokal. Diperkirakan
potensi tersebut mampu menyerap 161.552 orang tenaga kerja.
Basirul mengatakan, kegiatan pameran ini merupakan upaya memperkenalkan produk lokal dan memperluas jaringan pemasaran untuk ekspor agar lebih memiliki daya saing yang lebih besar.
Pameran produk UMKM ini diharapkan akan secara langsung mempertemukan produsen dengan konsumen sehingga menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan pelaku UMKM. Dengan demikian, tercipta kemitraan antarpelaku UMKM.(ASl/Red/MP).





.jpg)


.jpg)








