- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Gandeng UMKM Dalam Pameran AEM Retreat, Kemendag Bangun Konektivitas Pasar ASEAN

Keterangan Gambar :
Megapolitanpos.com, Magelang— Pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) yang berlangsung di Plataran Heritage Borobudur Hotel dimanfaatkan untuk membangun konektivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan pasar ASEAN.
Banyak ragam produk UMKM yang dipamerkan selama perhelatan yang digelar pada 20—23 Maret 2023 diharapkan bisa diminati para delegasi negara anggota ASEAN.
Baca Lainnya :
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- Difasilitasi Kemendag, Dua UMKM Sukses Ekspor Perdana ke UEA
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
- Pasar Murah Kemendag: Sinergi Koperasi Pegawai dan UMKM Sediakan Bapok Terjangkau
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djamitko
Bris Witjaksono menyatakan, para pelaku UMKM dapat memperluas pasar dengan menciptakan
konektivitas ke seluruh negara ASEAN. “Pelaku UMKM berharap, AEM ini mampu menjadi ajang
untuk mengenalkan produknya lebih luas lagi kepada delegasi yang berasal dari seluruh negara
anggota ASEAN,” kata Djatmiko.
Menurutnya, seluruh negara ASEAN sepakat untuk senantiasa mendukung dan mendorong
perluasan pasar UMKM karena UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian. “Dalam
berbagai perjanjian perdagangan, sektoral, regional, multilateral, perhatian ke pelaku UMKM
cukup besar. Kami menyadari, para pelaku ekonomi kecil dan menengah itu memiliki daya tahan
yang relatif baik terhadap guncangan atau kondisi ekstrem,” katanya.
Sebanyak 22 UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah turut memanfaatkan rangkaian
pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) seperti produk pakaian, kerajinan tangan hingga
makanan dan minuman (mamin) khas Magelang. Tenda khusus UMKM disiapkan tepat di depan
lobi utama Plataran Heritage Borobudur.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Magelang Basirul Hakim menyatakan cukup antusias dengan gelaran AEM Retreat ke-29. Pertemuan antarmenteri ekonomi ASEAN ini berdampak pada perekonomian daerah, khususnya pelaku UMKM.
"Kami kerap mengajak UMKM unggulan di Kabupaten Magelang dalam berbagai pameran. Kali ini, di kegiatan AEM Retreat 2023,” paparnya
Dijelaskan Basirul, potensi UMKM di Kabupaten Magelang sangat menjanjikan. Sampai saat ini,
terdapat lebih dari 106 ribu pelaku UMKM dengan berbagai produk akhir, seperti makanan olahan,
kerajinan, batik, butik dan aneka kuliner khas yang lain yang berbasis potensi lokal. Diperkirakan
potensi tersebut mampu menyerap 161.552 orang tenaga kerja.
Basirul mengatakan, kegiatan pameran ini merupakan upaya memperkenalkan produk lokal dan memperluas jaringan pemasaran untuk ekspor agar lebih memiliki daya saing yang lebih besar.
Pameran produk UMKM ini diharapkan akan secara langsung mempertemukan produsen dengan konsumen sehingga menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan pelaku UMKM. Dengan demikian, tercipta kemitraan antarpelaku UMKM.(ASl/Red/MP).

















