- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
FKUB Kabupaten Serang adakan Dialog Tokoh Lintas Agama

MEGAPOLITANPOS.COM Serang -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Serang mengadakan kegiatan Dialog Tokoh Lintas Agama yang berlangsung di Aula TB. Suwandi, Jum'at (23/05/2025).
Hadir pada acara tersebut Kepala Kementrian Agama Kabupaten Serang Uweul Qurni. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Serang Epi Priatna memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Dialog Tokoh Lintas Agama dengan tema Peran Tokoh Agama dalam menjaga keutuhan NKRI di Kabupaten Serang.
Epi mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih kepada FKUB yang telah memprakarsai kegiatan ini. Dia juga mengungkapkan, masyarakat Kabupaten Serang termasuk masyarakat heterogen yang beragam dalam memeluk agama. Oleh karena itu, diperlukan sikap untuk saling mendengarkan, saling menghormati dan saling menghargai atas perbedaan serta terciptanya kedamaian. Ia mengajak seluruh umat beragama, khususnya Kabupaten Serang untuk selalu menjaga kerukunan antar umat agama agar tercipta situasi yang kondusif.
Baca Lainnya :
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
- Bupati Mengajak Warga Majalengka, Hari Jadi 11 Februari Ramaikan dengan Prinsip Sederhana
- Pemkab Majalengka Siapkan Lahan Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Program Strategis Nasional
“serang adalah wilayah yang heterogen dalam umat beragamanya, semua agama ada. Oleh karena itu, dalam rangka untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian, maka diperlukan adanya kerukunan antar sesama umat beragama,” ungkapnya.
Ia berpesan kepada masyarakat Kabupaten serang, selagi adanya perbedaan dalam memeluk agama dan mempunyai keyakinan masing-masing agar berpegang teguh untuk bersikap menghormati perbedaan, menghargai perbedaan, dan bekerjasama guna membangun Bangsa Indonesia menjadi lebih maju demi terciptanya kerukunan masyarakat.
Odih Hasan Ketua Pelaksana kegiatan mengungkapkan bahwa Kegiatan dialog ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama, membangun saling pengertian, serta memperkuat komitmen kita bersama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif ini, kita berharap dapat menemukan titik temu dalam perbedaan, serta menghindari potensi konflik yang bersumber dari kesalahpahaman antarumat beragama.
Hadir menjadi narasumber kegiatan tersebut, Roko Osner Purba dari Umat Katolik, Pendeta Junit Sihombing dari Umat Protestan , Ketua FKUN Hamdan Suhaimi.

“Kita mempunyai keyakinan kita masing-masing yang tidak sama, mari kita ciptakan kerukunan. Kita saling menghargai dan menghormati, saling bekerjasama dalam rangka membangun negeri ini. Sehingga kita dapat membangun bangsa ini menjadi bangsa yang maju, karena adanya kerukunan,” ungkap KH. Hamdan Suhaimi.
Dialog kerukunan umat beragama ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi dan persatuan antar umat beragama di Kota Manado.
Hamdan mengungkapkan, atas nama FKUB Kabupaten Serang berterima kasih atas dukungan Kementerian Agama sehingga acara ini bisa terselenggara. Ia menambahkan, kegiatan ini dapat menjadi konsolidasi sosial antar umat beragama. ** (Jhn)











.jpg)





