- Tak Sekadar Baca-Tulis, SAE Ceria Majalengka Cetak Generasi Melek Literasi Sejak Dini
- Satnarkoba Ungkap Modus Baru! Produksi Narkotika Cair di Rumah Warga
- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
Erick Thohir Beberkan Dua Tugas Berat BNI

MEGAPOLITANPOS.COM, TOKYO - Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan dua tugas berat yang kini dipercayakan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Kedua tugas tersebut berkaitan dengan amanah yang diberikan kepada BNI sebagai bank milik negara yang harus mengembangkan sayap ke pasar global, atau bank asal Indonesia yang mengglobal.
"Itulah mengapa saya telah memerintahkan BNI sejak awal untuk bank-nya Indonesia di dunia internasional. Karena, BNI itu sudah sejak tahun 1950 -an sudah ada di luar negeri," ujar Erick di Tokyo, Jepang, Senin (21/08/2023).
Baca Lainnya :
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Transformasi BRAVE Dorong Pertumbuhan BNI Lampaui Industri Perbankan
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Pada kesempatan tersebut, Erick berbicara dalam acara Indonesia Cafetalk dengan tema 'Indonesia Diaspora Network Bersama Erick Thohir. Dalam acara yang digelar di Cafe Kopi Kalyan ini, dipaparkan soal BNI Diaspora Solution dari BNI. Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang John Tjahjanto Boestami.
Lebih lanjut, Erick menegaskan dua tugas yang ia turunkan kepada BNI sebagai pengemban bank global asal Indonesia. Pertama, turut menjaga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersebar di seluruh dunia.
"Saat ini terdapat 9 juta PMI di seluruh dunia, dan sebanyak 4,5 juta di antaranya masih ilegal. Jangan sampai, ada PMI di Instanbul (Turki) yang saya temukan tengah terluka akibat kecelakaan kerja. Dia malah diputus kontrak, dan tidak memiliki asuransi," ujarnya.
Tugas BNI yang kedua, kata Erick, adalah membangun bank data PMI. BNI harus membangun database dari ekosistem PMI. Sebab dengan data yang baik, BNI akan mudah membantu PMI yang membutuhkan pelayanan perbankan. ** Reporter: Achmad Sholeh
















