- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Dukung Program Pemerintah, KKMP dan KDMP Siap Bangkitkan Ekonomi Desa Provinsi Kaltara

Keterangan Gambar : saat ini terdapat total 482 desa dan kelurahan di Kaltara yang telah memiliki Koperasi Merah Putih,
MEGAPOLITANPOS.COM, Bulungan- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto baru-baru ini melakukan peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat distribusi pangan masyarakat dan kebutuhan pokok rakyat. Presiden menegaskan bahwa koperasi adalah solusi konkret dan struktural untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.
“Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kita memulai suatu usaha besar. Koperasi adalah alat perjuangan bagi mereka yang lemah. Yang kuat membuat PT, holding, incorporated. Tapi bagi rakyat kecil, koperasi adalah kekuatan kolektif,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan sambutannya secara hybrid.
Dari total sebanyak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang telah resmi terbentuk, ada 108 koperasi sudah siap beroperasi. Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Selumit, Kota Tarakan dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Apung merupakan dua koperasi percontohan yang siap beroperasi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Baca Lainnya :
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyambut positif gerakan koperasi ini. Menurutnya, koperasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi ujung tombak dalam membangun sistem distribusi pangan yang lebih adil, sekaligus meningkatkan daya saing petani ditingkat lokal.
“Koperasi adalah solusi konkret untuk memotong jalur panjang distribusi pangan. Kalau koperasi desa kuat, petani tidak lagi dijepit tengkulak atau mafia. Ini momentum kebangkitan ekonomi desa,” tegas Mentan Amran.
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) akan mendukung penuh KDMP.

“Koperasi desa akan menjadi simpul baru dalam tata niaga pangan nasional yang lebih sehat dan berpihak pada petani. Upaya ini sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia,” tegas Mentan Amran.
Di tempat yang berbeda, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A. Paliwang meresmikan Kantor dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Apung, Kabupaten Bulungan bekerja sama dengan Perum Bulog Kaltara, Senin (21/7/2025).
Gubernur Zainal menuturkan penetapan KKMP Kelurahan Selumit, Kota Tarakan dan KDMP Desa Apung, Kabupaten Bulungan memenuhi kriteria yaitu memiliki minimal enam gerai layanan seperti sembako, pupuk, LPG, keuangan, logistik, dan kerja sama bisnis berbasis potensi lokal.
Selanjutnya, ia menekankan pada pembentukan KDMP/ KKMP bukan hanya sekadar program administratif, melainkan strategi nasional dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa.
“Ini adalah perwujudan nyata dari Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Kita mulai dari desa, dari kekuatan rakyat sendiri,” imbuhnya.
Selanjutnya, Gubernur Zainal menjelaskan bahwa saat ini terdapat total 482 desa dan kelurahan di Kaltara yang telah memiliki Koperasi Merah Putih, baik secara mandiri maupun dalam bentuk gabungan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya penyuluh dan pendamping sebagai ujung tombak penguatan koperasi.
“Kami perkuat peran penyuluh dan pendamping agar koperasi tumbuh dari bawah, berbasis potensi lokal. Tujuannya jelas petani makin sejahtera, desa makin mandiri,” tegasnya.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan), Inneke Kusumawaty saat menghadiri Launching Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Selumit, di Kota Tarakan mengatakan, ada gagasan besar dari Bapak Presiden yang harus kita sukseskan bersama yaitu satu desa satu koperasi. Koperasi Merah Putih akan menstabilkan harga pangan sehingga tak perlu ada operasi pasar.
"Dua Koperasi ini dapat dijadikan contoh bagi KKMP/KDMP lainnya di provinsi Kaltara yang telah terbentuk. Bukan semata membentuk, tetapi koperasi ini harus berjalan dan meningkatakan kesejahteraan. Terkait pendampingan tentunya Puslatan siap untuk mendampingi KKMP maupun KDMP melalui pelatihan baik teknis maupun tematik", ujar Inneke.
Inneke yakin dengan potensi pertanian Provinsi Kaltara yang sangat baik, KKMP/KDMP di Provinsi Kaltara mampu mendukung program swasembada pangan dan bangkitkan perekonomian di Provinsi Kaltara.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















