- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
DPRD Majalengka Soroti Limbah Industri dan IPAL, Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2026

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka H Iing Misbahuddin.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - DPRD Kabupaten Majalengka melalui Komisi III menegaskan komitmennya dalam mengawal isu lingkungan hidup secara lebih komprehensif. Tidak hanya sampah, perhatian kini diarahkan pada persoalan limbah, termasuk limbah industri dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, mengatakan bahwa pihaknya akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan, seiring meningkatnya aktivitas pembangunan dan industri di daerah.
Menurutnya, selama ini perhatian publik cenderung lebih terfokus pada persoalan sampah, padahal limbah terutama dari sektor industri dan fasilitas layanan kesehatan memiliki potensi dampak yang lebih besar jika tidak ditangani dengan baik.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
"Ke depan, kami tidak hanya fokus pada sampah, tetapi juga limbah. Ini termasuk memastikan sistem IPAL di rumah sakit, klinik, dan sektor industri berjalan sesuai ketentuan," ujarnya kepada wartawan. Selasa, (07/04/2026)
Komisi III juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas pembangunan harus memperhatikan aspek keberlanjutan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Dalam agenda pengawasan yang dilakukan, Komisi III turut menyinggung ketidakhadiran sejumlah pihak yang diundang. Alasan administratif terkait undangan yang tidak sampai dinilai perlu menjadi perhatian agar koordinasi antar pihak dapat berjalan lebih baik ke depan.
Selain itu, DPRD Majalengka menetapkan target penyelesaian persoalan sampah pada tahun 2026. Strategi yang disiapkan menitikberatkan pada penanganan dari hulu, dengan komposisi sekitar 70 persen diselesaikan di tingkat sumber, dan 30 persen ditangani di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada TPA sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Komisi III juga memastikan akan melakukan pemantauan terhadap pengelolaan limbah, termasuk limbah industri, guna memastikan seluruh pihak mematuhi ketentuan yang berlaku.
Dengan penguatan fungsi pengawasan ini, DPRD Majalengka berharap pengelolaan lingkungan di daerah dapat berjalan lebih optimal. Target tahun 2026 pun diharapkan menjadi momentum perbaikan menyeluruh dalam penanganan sampah dan limbah secara berkelanjutan. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





