- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Tan Ngi Hing Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Copot Dadan Kepala BGN Tidak Tebang Pilih

Keterangan Gambar : Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Paska pencopotan Kepala Bada Gizi Nasional ( BGN ) Dadan Hidayana mendapat dukungan banyak pihak, sebab langkah yang diambil presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang adalah kebijakan yang tidak tebang pilih dalam memberangus korupsi, hal ini di kemukakan oleh Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar, keputusan mengganti kepala Badan Gizi Nasional dipastikan didasarkan dengan pertimbangan evaluasi kinerja, Kamis ( 04/06/26)
Tan Ngi Hing yang juga anggota DPRD Kota Blitar dari partai Gerindra ini juga sangat mendukung serta mengapresiasi atas posisi jabatan kepada Nanik Sudaryati Deyang sebagai pimpinan Badan Gizi Nasional dengan melihat kapabilitasnya yang sangat bagus.
Diungkapkan Tan Ngi Hing, program nasional makan bergizi gratis sebuah kebijakan strategis pemerintah, yang berorientasi menyediakan dan memberikan makanan bergizi secara gratis dengan tujuan memperbaiki kualitas sumber daya manusia terutama anak - anak, merupakan garda terdepan untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing tinggi.
Baca Lainnya :
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
"Kami mendukung apa yang diputuskan oleh bapak presiden, karena saya optimis dengan kredibilitas yang dimilikinya ibu Nanik S Deyang sebagai ketua BGN. Nantinya secara nasional semua SPPG atau dapur MBG akan mengikuti langkah - langkah terbaik pimpinan yang baru.Harapan kami dengan pergantian ketua BGN, semua dapur MBG di seluruh Indonesia bisa memberikan makanan berkualitas yang terbaik untuk anak - anak bangsa, sesuai dengan misi BGN sebagai garda terdepan dalam mengatasi masalah gizi buruk dengan inovasi demi terwujudnya generasi emas yang berkualitas, cerdas, sehat dan tangguh." jelas Tan Ngi Hing, S.Sos.
Anggota komisi I DPRD Kota Blitar ini juga menekankan adanya program makan bergizi gratis merupakan investasi sosial untuk membentuk generasi emas,
selain mencegah stunting juga meningkatkan konsentrasi belajar.Tan Ngi Hing menambahkan, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan meningkatnya ekonomi lokal telah melibatkan pedagang, petani, peternak, nelayan serta memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) di daerah.
" Harapan kami, program yang baik ini akan diikuti oleh seluruh dapur MBG di seluruh Indonesia, agar anak - anak kita kedepannya terutama di daerah yang sangat mengharapkan makan bergizi gratis.Kita bisa melihat, berapa banyak yang dilibatkan oleh program MBG, selain UMKM , pedagang, petani, peternak, nelayan dan lain - lainnya.
MBG ternyata mampu mendorong meningkatnya taraf ekonomi yang berdampak dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang lebih baik.Begitu juga adanya program MBG, telah membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.Berapa juta yang menjadi relawan, berapa puluh ribu sarjana - sarjana yang dipercaya sebagai ahli gizi, akuntan dan kepala dapur setiap daerah. " Pungkas Tan Ngi Hing. ( za/mp )















