- Kurangi Kiriman ke Bantar Gebang, Kelurahan Cawang Terapkan Pengolahan Sampah dari Sumber
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Menteri PU Dody: 222 Dapur MBG - SPPG di Daerah 3T Sudah Dibangun
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Koramil 07/Pda Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Di Perigi Baru
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
- Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Tan Ngi Hing Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Copot Dadan Kepala BGN Tidak Tebang Pilih

Keterangan Gambar : Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Paska pencopotan Kepala Bada Gizi Nasional ( BGN ) Dadan Hidayana mendapat dukungan banyak pihak, sebab langkah yang diambil presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang adalah kebijakan yang tidak tebang pilih dalam memberangus korupsi, hal ini di kemukakan oleh Tan Ngi Hing sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar, keputusan mengganti kepala Badan Gizi Nasional dipastikan didasarkan dengan pertimbangan evaluasi kinerja, Kamis ( 04/06/26)
Tan Ngi Hing yang juga anggota DPRD Kota Blitar dari partai Gerindra ini juga sangat mendukung serta mengapresiasi atas posisi jabatan kepada Nanik Sudaryati Deyang sebagai pimpinan Badan Gizi Nasional dengan melihat kapabilitasnya yang sangat bagus.
Diungkapkan Tan Ngi Hing, program nasional makan bergizi gratis sebuah kebijakan strategis pemerintah, yang berorientasi menyediakan dan memberikan makanan bergizi secara gratis dengan tujuan memperbaiki kualitas sumber daya manusia terutama anak - anak, merupakan garda terdepan untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing tinggi.
Baca Lainnya :
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pemkot Tangerang Pastikan SD Swasta Gratis dan Negeri di Kota Tangerang Sama-Sama Berkualitas
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
- Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Nglegok Dampingi Petani Kelola Lahan Jagung
"Kami mendukung apa yang diputuskan oleh bapak presiden, karena saya optimis dengan kredibilitas yang dimilikinya ibu Nanik S Deyang sebagai ketua BGN. Nantinya secara nasional semua SPPG atau dapur MBG akan mengikuti langkah - langkah terbaik pimpinan yang baru.Harapan kami dengan pergantian ketua BGN, semua dapur MBG di seluruh Indonesia bisa memberikan makanan berkualitas yang terbaik untuk anak - anak bangsa, sesuai dengan misi BGN sebagai garda terdepan dalam mengatasi masalah gizi buruk dengan inovasi demi terwujudnya generasi emas yang berkualitas, cerdas, sehat dan tangguh." jelas Tan Ngi Hing, S.Sos.
Anggota komisi I DPRD Kota Blitar ini juga menekankan adanya program makan bergizi gratis merupakan investasi sosial untuk membentuk generasi emas,
selain mencegah stunting juga meningkatkan konsentrasi belajar.Tan Ngi Hing menambahkan, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan meningkatnya ekonomi lokal telah melibatkan pedagang, petani, peternak, nelayan serta memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) di daerah.
" Harapan kami, program yang baik ini akan diikuti oleh seluruh dapur MBG di seluruh Indonesia, agar anak - anak kita kedepannya terutama di daerah yang sangat mengharapkan makan bergizi gratis.Kita bisa melihat, berapa banyak yang dilibatkan oleh program MBG, selain UMKM , pedagang, petani, peternak, nelayan dan lain - lainnya.
MBG ternyata mampu mendorong meningkatnya taraf ekonomi yang berdampak dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang lebih baik.Begitu juga adanya program MBG, telah membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.Berapa juta yang menjadi relawan, berapa puluh ribu sarjana - sarjana yang dipercaya sebagai ahli gizi, akuntan dan kepala dapur setiap daerah. " Pungkas Tan Ngi Hing. ( za/mp )















