- Rekanan Nakal Dipanggil Komisi II DPRD Kota Blitar ini Alasanya.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
- 10 Propemperda 3 di Prakarsa DPRD Kabupaten Bandung.
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
DPRD Majalengka Sidak Proyek Pekerjaan Pemerintah, Ini Seringkali Ditemukan

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka Jawa Barat kembali gelar Inspeksi Mendadak (Sidak) pengawasan pekerjaan proyek pemerintah, hal itu dilakukan guna memastikan dikerjakan secara maksimal.
H. Iing Misbahuddin selaku Ketua Komisi III DPRD Majalengka menegaskan bahwa ini sangat krusial demi menjamin kualitas pembangunan, mencegah kerugian negara, dan menjaga kepercayaan publik.
"Kegiatan sidak yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka seringkali ditemukan jalan yang baru dibangun sudah retak bahkan sebelum digunakan, dugaan pengurangan kualitas material, hingga ketidaksesuaian ketebalan aspal," ungkapnya. Rabu, (15/10/2025).
Baca Lainnya :
- Rekanan Nakal Dipanggil Komisi II DPRD Kota Blitar ini Alasanya.
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
- Ketua DPRD Majalengka Dorong Perda Miras, Warga Diminta Aktif Melapor
- Kapolres Majalengka Bongkar Modus COD Miras, Warga Diminta Melapor
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
Ia menilai, proyek yang didanai oleh APBD adalah uang rakyat, pemasangan papan nama proyek yang mudah terlihat oleh masyarakat adalah salah satu bentuk dari transparansi.
"Partisipasi publik dalam mengawasi bersama proyek pemerintah menjadi sangat vital demi menutupi keterbatasan pengawasan internal pemerintah." pungkasnya. ** (Agit)

.jpg)








.jpg)




