Breaking News
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
DPRD Kota Tangerang Ajak Jangan Abai Prokes Dan Jangan Remehkan Omicorn

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengajak masyarakat Kota Tangerang agar tetap taat protokol kesehatan (prokes) dan jangan abai terhadap pandemi Covid-19, terlebih saat ini muncul varian baru yaitu Omicron. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan kepada metrobanten.co.id di ruangannya, Senin (10/1/22). Namun, ia meminta masyarakat jangan takut berlebihan terhadap pandemi Covid-19 sehingga tidak berani beraktivitas. “Jangan abai, tetap jalankan prokes kesehatan dengan ketat. Jaga imun, banyak beristirahat dan berdoa,” ujar Tengku. “Saya minta masyarakat Kota Tangerang untuk tetap waspada terhadap kasus Omicron, karena jangan sampai kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya lagi. Tengku juga mengingatkan kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap disiplin dan tidak lengah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap menjalani aktivitas. “Saya ingatkan protokol kesehatan tetap diperketat, jangan sampai lengah, karena saya mengamati masyarakat sudah mulai abai. Jadi, sekarang protokol kesehatan ini masih menjadi senjata utama dalam mencegah penularan Covid-19,” imbuhnya. Lebih lanjut, Tengku juga menuturkan, saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) 100% sudah mulai di lakukan di sekolah-sekolah. Dia juga meminta para siswa dan guru di lingkungan sekolah untuk tetap ketat menerapkan protokol kesehatan. “Dinas kesehatan maupun dinas pendidikan, kami minta untuk terus meningkatkan monitoring dan pengawasannya,” pungkasnya.Jhn


.jpg)














