- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bogor ICMI Islami Festival (BIIFest) 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Anggota DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bogor ICMI Islami Festival (BIIFest) 2026.
Menurutnya, langkah ICMI Orda Kota Bogor dalam mengemas kegiatan keagamaan dengan sentuhan ekonomi kreatif adalah model syiar yang bagus bagi masyarakat modern.
Hadir dalam pembukaan BIIFest di Botani Square, pada Jumat 20 Februari 2026, Zakiyah menyebut festival ini bukan sekadar acara rutin, melainkan bukti nyata kehadiran cendekiawan muslim dalam merangkul UMKM lokal.
Baca Lainnya :
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi
- Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
- Nekat Curi Baut KA, Pemuda Asal Kalimantan dibekuk Polisi
- DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat Dalam Penyusunan Aturan

Zakiyah menilai rangkaian acara mulai dari workshop tematik hingga pembagian takjil sangat inklusif dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kemudian adanya booth-booth produk lokal (UMKM) menunjukkan bahwa ICMI memiliki kepedulian tinggi terhadap perputaran ekonomi di Kota Bogor.
Mengingat dampak positifnya, Zakiyah mendorong agar kegiatan ini dipublikasikan secara maksimal agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh warga Bogor.
"Apa pun bentuk kegiatan yang berkaitan dengan syiar Islam tentu harus kita dukung dan publikasikan. ICMI telah membuktikan bahwa kegiatan yang baik, jika dikelola dengan profesional seperti ini, akan menarik minat masyarakat luas," ujar Zakiyah.
Sebagai bentuk dukungan program-program ICMI kedepan, Zakiyah secara terbuka menawarkan fasilitas Gedung DPRD untuk digunakan sebagai ruang publik.
"Kami di DPRD sangat terbuka untuk kolaborasi. Gedung DPRD sekarang adalah rumah rakyat, jadi sangat bisa dimanfaatkan oleh ICMI untuk kegiatan-kegiatan positif, baik itu edukasi maupun pemberdayaan UMKM," tambahnya.
Melalui sinergi ini, Zakiyah berharap BIIFest menjadi momentum awal bagi kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, legislatif, dan organisasi masyarakat dalam menciptakan Kota Bogor yang religius sekaligus mandiri secara ekonomi.(**)




.jpg)












