- Borong Tiga Penghargaan Digital Brand Awards 2026, BRI Life Perkuat Asuransi Jiwa dan Kesehatan
- Wukuf di Arafah Jadi Simbol Harapan Perdamaian Dunia Saat Haji 2026 Berlangsung
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bogor ICMI Islami Festival (BIIFest) 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Anggota DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bogor ICMI Islami Festival (BIIFest) 2026.
Menurutnya, langkah ICMI Orda Kota Bogor dalam mengemas kegiatan keagamaan dengan sentuhan ekonomi kreatif adalah model syiar yang bagus bagi masyarakat modern.
Hadir dalam pembukaan BIIFest di Botani Square, pada Jumat 20 Februari 2026, Zakiyah menyebut festival ini bukan sekadar acara rutin, melainkan bukti nyata kehadiran cendekiawan muslim dalam merangkul UMKM lokal.
Baca Lainnya :
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Alokasi Dana Desa Sumber Untuk Ketahanan Pangan Kambing Sebesar 20 Persen
- Lolos Seleksi Penjaringan Tonny Andreas Siap Majukan Prestasi KONI Kota Blitar
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Kota Bogor Apresiasi BIIFest: ICMI Berhasil Gabungkan Syiar Agama dan Penguatan Ekonomi

Zakiyah menilai rangkaian acara mulai dari workshop tematik hingga pembagian takjil sangat inklusif dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kemudian adanya booth-booth produk lokal (UMKM) menunjukkan bahwa ICMI memiliki kepedulian tinggi terhadap perputaran ekonomi di Kota Bogor.
Mengingat dampak positifnya, Zakiyah mendorong agar kegiatan ini dipublikasikan secara maksimal agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh warga Bogor.
"Apa pun bentuk kegiatan yang berkaitan dengan syiar Islam tentu harus kita dukung dan publikasikan. ICMI telah membuktikan bahwa kegiatan yang baik, jika dikelola dengan profesional seperti ini, akan menarik minat masyarakat luas," ujar Zakiyah.
Sebagai bentuk dukungan program-program ICMI kedepan, Zakiyah secara terbuka menawarkan fasilitas Gedung DPRD untuk digunakan sebagai ruang publik.
"Kami di DPRD sangat terbuka untuk kolaborasi. Gedung DPRD sekarang adalah rumah rakyat, jadi sangat bisa dimanfaatkan oleh ICMI untuk kegiatan-kegiatan positif, baik itu edukasi maupun pemberdayaan UMKM," tambahnya.
Melalui sinergi ini, Zakiyah berharap BIIFest menjadi momentum awal bagi kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, legislatif, dan organisasi masyarakat dalam menciptakan Kota Bogor yang religius sekaligus mandiri secara ekonomi.(**)

















