- Babinsa bersama Komduk gelar Patroli Siskamling Jelang Idul Fitri
- Dipenghujung Ramadhan 1447 H, Pemkab Barut Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat, Dalam Nuansa Ramah Tamah Dan Buka Puasa Bersama
- Ribuan Warga Terima Bantuan, Pemkab Barito Utara Salurkan Kartu Huma Betang
- Musrenbang RKPD 2027 di Palangka Raya, Shalahuddin Gaspol Perjuangkan Program Prioritas Barito Utara
- Dewan Adat BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
- Wujud Solidaritas, Ratusan Paket Lebaran Dibagikan untuk Wartawan dan Masyarakat Prasejahtera
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
Ditolak Acara MTQ Internasional, Cak Imin Minta Ganti Ongkos Tiket

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ditolak di kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) International yang digelar di Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (5/9/2023).
Dalam acara itu, Cak Imin mengaku sempat hadir karena diundang sebagai Wakil Ketua DPR dan diagendakan akan membuka acara. Namun, saat tiba di lokasi, dia mengaku ditolak untuk membuka acara.
Menurut Cak Imin, Ketua Panitia, KH Saifullah Ma'Shum menyampaikan pesan Bupati Tanah Laut yang menolak Cak Imin membuka acara. Bahkan, kata Cak Imin, bupati menolak acara digelar jika dirinya tetap membuka acara. " Sudah sampai di sana tiba-tiba KH Saifullah Ma'shum menyampaikan kepada saya bahwa permohonan maaf sambil nangis-nangis, Pak Bupati enggak berkenan dan lebih baik tidak ada acara daripada saya yang membuka," katanya di kantor DPP NasDem, Rabu (6/9/2023).
Baca Lainnya :
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PKB Usulkan Penguatan Peran Keagamaan dalam RPJMD Barito Utara 2025–2029
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Fraksi PKB Soroti Lima Raperda dalam Paripurna II DPRD Barito Utara
- Bendahara DPC PKB Majalengka Sampaikan Ucapan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H
Cak Imin menerima penolakan dirinya membuka acara. Namun ia memutuskan untuk tetap hadir menyaksikan acaranya.
Namun KH Saifullah kembali menyampaikan pesan Bupati Tanah Laut, Sukamta, juga menolak kehadiran Cak Imin di acara.
Dia akhirnya memutuskan untuk pulang. Cak Imin mengaku sempat mengungkapkan kemarahannya kepada KH Saifullah Ma'shum karena insiden tersebut.
Saya menyatakan pada Pak Kyai Saifullah Ma'shum saya marah karena saya kehilangan harga tiket dari Jakarta ke Banjarmasin. Marahnya saya, saya minta untuk diganti. Yang kedua marahnya saya, saya capek sebetulnya untuk ke sini," kata dia.
"Saya terus bilang ke Pak Syaifulah Husein, Pak Kyai jalan aja terus tidak perlu ada saya, enggak apa-apa," imbuh Cak Imin.
Cak Imin mengungkap penolakan dirinya hadir di acara masih terjadi saat ia hendak berfoto di belakang backdrop acara. Kala itu, lampu di backdrop dimatikan sehingga ia pun membatalkannya dan langsung meninggalkan lokasi.
"Ternyata saya foto di backdrop, backdropnya videotron ternyata dimatikan tidak bisa dilihat dan saya putuskan untuk pulang," kata Cak Imin.
Bupati Tanah Laut Sukamta mengaku, melarang Wakil Ketua DPR sekaligus Ketum PKB itu membuka acara MTQ Internasional. Dia menyebut rundown acaranya berasal dari PKB.
" Karena di situ saya dikasih jadawal itu Ketua PKB di rundown-nya, ini dana APBD tentu tidak boleh dong Ketua Partai yang membuka, pasti nantinya jadi masalah bagi saya," terangnya.(Reporter: Achmad Sholeh)

















