- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Dirut Gatot Suprabowo, Jamsyar Tembus Aset Rp2,5 Triliun Hingga Akhir 2022

Keterangan Gambar : Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo (tengah) bersama Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Jamsyar Endang Sri Winarni (kanan) dan Direktur Operasional PT Jamsyar Achmad Sonhadji (kiri), hadir dalam acara Media Gathering JamSyar di Aston Anyer Beach Hotel, Pantai Anyer, Banten, Jumat, (3/2/2022).
Megapolitanpos.com, Serang, Banten- Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo menyampaikan, keberadaan Jamsyar hingga saat ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk media. Tujuannya agar perjalanan sukses Jamsyar senantiasa didukung para awak media dan terjalin kemitraan yang baik.
“Mari kita semua sama-sama menjaga dan merawat JamSyar yang merupakan kebanggaan kita semua. Semoga jamsyar terus tumbuh, terus jaya dan terus berkembang, semoga kita semua terus bangga dalam keluarga besar JamSyar, termasuk mitra wartawan dan saya yakin akan bangga mengikuti JamSyar dari waktu ke waktu,” ujar Gatot dalam acara Media Gathering JamSyar di Aston Anyer Beach Hotel, Pantai Anyer, Banten, Jumat, (3/2/2022).
Gatot memaparkan perolehan laba perusahaan yang mencapai Rp190 miliar hingga akhir tahun 2022 RKAP-nya terlewati atau terlampaui, dari sisi produksi di tahun 2023 sudah sampai di 44,5 Triliun, volume nilainya tumbuh 13% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp168 miliar.
Baca Lainnya :
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Utama Tindak Lanjut Program Perlindungan Sosial
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
Menurutnya, kinerja perseroan selama tahun 2022 telah melampaui target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAP) tahun 2022. Namun demikian, ia meminta untuk tetap menunggu rilis laporan keuangan resmi perseroan kuartal IV-2022 terkait kepastian angkanya. “Saya buka dikit ya, hingga akhir 2022, laba (JamSyar) di atas Rp190 miliar,” kata Gatot.
Selain itu, dia mengungkapkan aset perusahaan telah mencapai Rp2,5 triliun hingga akhir tahun 2022. Dengan capaian tersebut, dia berharap pendapatan, laba hingga aset perseroan terus bisa ditingkatkan pada tahun 2023 ini. “Kita harap terus tumbuh dan berkembang di tahun 2023 ini,” ujar Gatot.
Lebih jauh Gatot mengungkapkan kunci utama yang membuat kinerja perseroan bisa melampaui target selama tahun 2022 lantaran dirinya berani memangkas lini bisnis yang tidak memberikan keuntungan dan fokus meningkatkan kualitas produk yang menghasilkan keuntungan. Selain itu, integritas dan loyalitas karyawan dikatakannya sebagai pondasi utama sehingga bisnis JamSyar berjalan dengan optimal.
“Sebuah kapal semakin besar kapal itu maka semakin tidak mudah dia bergerak, semakin besar kapal itu semakin kurang fleksibel, ya Alhamdulillah JamSyar belum menjadi sebuah kapal besar, itu yang harus kita syukuri kita masih bisa fleksibel”. terang Gatot.
JamSyar merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa penjaminan syariah berdasarkan Peraturan Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.05/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Penjaminan. Perseroan merupakan anggota dari holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Asuransi yaitu Indonesia Financial Group (IFG).(ASl/Red/MP).

















