- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
Dikeluhkan Warga, Pengerjaan Sambungan Pipa PDAM TKR Jadi Penyebab Kemacetan

Keterangan Gambar : Beberapa hari terakhir ini terpantau Jalan Raya Cadas-Kukun dikeluhkan warga pengguna jalan, lantaran terjadi kemacetan yang cukup panjang.
MEGAPOLITANPOS.COM Tangerang,- Beberapa hari terakhir ini terpantau Jalan Raya Cadas-Kukun dikeluhkan warga pengguna jalan, lantaran terjadi kemacetan yang cukup panjang.
Kemacetan terjadi karena adanya proyek sambungan pipa besar milik PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) kabupaten Tangerang yang memakan badan jalan sehingga terjadi penyempitan Jalan.
Salah satu pengguna jalan sebut saja NS yang setiap hari melintasi jalan tesebut merasa kesal, karena perjalanan pulang ke Rajeg yang biasanya hanya 25 menit jadi memakan waktu 1 jam.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
"Saya kesal mas jalan jadi macet, masak proyek PDAM TKR yang cukup besar hingga membuat jalan macet tidak satupun petugas dari dishub atau Polisi yang mengatur lalu lintas, saya minta dipercepat pengerjaanya," kata NS kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).
Sementara Ketua DPP LSM Barata Harahap saat ditemui dikantornya mengatakan, setiap pengerjaan semestinya ada Izinya dari dinas PUPR dan harus berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait termasuk Dishub dan Kepolisian.
"Saya kemarin juga melintas disitu, kena macet juga dan saya lihat tidak satupun anggota Dishub maupun Polantas di lokasi proyek sambungan Pipa PDAM TKR," ujar Harahap.
Menurutnya, koordinasi dengan beberapa dinas terkait sangat penting agar tidak terjadi miskomunikasi dilapangan."Saya minta koordinasi dengan semua pihak segera dilakukan agar tidak terjadi kemacetan, harus ada solusi agar jalan lancar dan tidak dikeluhkan warga pengguna jalan," pungkasnya.
Terpisah Kepala UPT TKR Rajeg Alex saat dihubungi via sambungan WhatsApp mengaku baru mau melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
"Iya bang kita akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, saya akan sampaikan dengan kontraktornya," kata Alex.
Untuk diketahui bahwa proyek sambungan pipa PDAM TKR dikerjakan oleh PT Karya Sepakat Kita dan PT Rafa Karya Indonesia(Frwt/Korwil Kab Tng)

















