Breaking News
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
Diduga Stres, Seorang Pria di Majalengka Nekad Datangi Bank Bawa Bom Mainan

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka - Seorang pria asal Desa Balagedog Sindangwangi Majalengka nekad melakukan pengancaman terhadap pegawai bank yang diduga bom, terjadi disalah satu bank unit BRI di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Senin, Sore hari (23/05/2022) Atas kejadian tersebut warga sekitar ramai memadati lokasi untuk menyaksikan secara langsung proses penangkapan dan mengamankan pelaku. Adapun ciri pelaku sendiri berkacamata, menggenakan topi hitam, jaket, kaos putih, menggendol tas dan celana pendek dengan mengenakan bom. Guna menghindari hal yang tidak diharapkan dirinya langsung diamankan warga dan petugas Satuan Keamanan (Satpam) hingga di ikat dengan tali rapia di lapangan gawang sepak bola. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengungkapkan terjadi sekira pukul 15.30 WIB. Identitas pelaku bernama DD, kronologis kejadian dirinya masuk ke Unit BRI Leuwimunding menemui teler bank sambil berkata saya minta uang 30 juta selanjutnya dijawab oleh Sita (Teler) bapak mau nabung atau mau ngambil uang. Pelaku kembali berkata saya minta uang 30 juta sambil menunjukan tabung kecil berkabel mirip bom. "Kami sangat mengapresiasi warga juga pihak pengamanan setempat hingga berhasil mengamankan pelaku, disini saya menegaskan bahwa barang yang diduga bom itu adalah sebuah mainan," katanya. Kapolres menambahkan bahwa pelaku tidak berhasil mendapatkan sejumlah uang yang diminta, untuk motif yang dilakukan oleh pelaku akan ditindaklanjuti. "Sementara dari hasil keterangan yang didapat, pelaku diketahui berasal dari warga Desa Balagedog Sindangwangi tersebut mengalami stres gangguan kejiwaan dilatar belakangi faktor ekonomi," tutupnya. ** (Agit)

















