Breaking News
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
Diduga Stres, Seorang Pria di Majalengka Nekad Datangi Bank Bawa Bom Mainan

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka - Seorang pria asal Desa Balagedog Sindangwangi Majalengka nekad melakukan pengancaman terhadap pegawai bank yang diduga bom, terjadi disalah satu bank unit BRI di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Senin, Sore hari (23/05/2022) Atas kejadian tersebut warga sekitar ramai memadati lokasi untuk menyaksikan secara langsung proses penangkapan dan mengamankan pelaku. Adapun ciri pelaku sendiri berkacamata, menggenakan topi hitam, jaket, kaos putih, menggendol tas dan celana pendek dengan mengenakan bom. Guna menghindari hal yang tidak diharapkan dirinya langsung diamankan warga dan petugas Satuan Keamanan (Satpam) hingga di ikat dengan tali rapia di lapangan gawang sepak bola. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengungkapkan terjadi sekira pukul 15.30 WIB. Identitas pelaku bernama DD, kronologis kejadian dirinya masuk ke Unit BRI Leuwimunding menemui teler bank sambil berkata saya minta uang 30 juta selanjutnya dijawab oleh Sita (Teler) bapak mau nabung atau mau ngambil uang. Pelaku kembali berkata saya minta uang 30 juta sambil menunjukan tabung kecil berkabel mirip bom. "Kami sangat mengapresiasi warga juga pihak pengamanan setempat hingga berhasil mengamankan pelaku, disini saya menegaskan bahwa barang yang diduga bom itu adalah sebuah mainan," katanya. Kapolres menambahkan bahwa pelaku tidak berhasil mendapatkan sejumlah uang yang diminta, untuk motif yang dilakukan oleh pelaku akan ditindaklanjuti. "Sementara dari hasil keterangan yang didapat, pelaku diketahui berasal dari warga Desa Balagedog Sindangwangi tersebut mengalami stres gangguan kejiwaan dilatar belakangi faktor ekonomi," tutupnya. ** (Agit)

.jpg)







.jpg)







