Breaking News
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
Diduga Menyalahi Wewenang, Lurah Kunciran Jaya Dilaporkan ke KASN

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Calon Ketua RW 001, Kelurahan Kunciran Jaya, Achmad Fauzi, melaporkan Lurah Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang Mulyadi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), di Jakarta, Senin (10/1/2022). Pasalnya, Fauzi menduga, Lurah Mulyadi telah menyalahi aturan dan penyalahgunaan wewenang jabatan terkait proses pemilihan Ketua RW 001, Kelurahan Kunciran Jaya yang digelar Desember tahun lalu. Proses pemilihan Ketua RW 001 itu kata Fauzi, tidak berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku, karena sampai saat ini tidak ada kepastian kelanjutan penetapan Ketua RW terpilih.
“Sebagai warga negara, saya merasa dizalimi dalam pemilihan ketua RW ini. Ya, sampai saat ini tidak ada kelanjutan dan kepastian pemenang," ungkap Fauzi.
Fauzi menambahkan, dalam pemilihan calon ketua RW 001, Kelurahan Kunciran Jaya, diikuti oleh dua calon. Dia menyebut para calon ketua RW 001 telah mengikuti semua tahapan pemilihan.
Namun didalam tahapan verifikasi salah satu calon nomor urut 02 diduga tidak menuhi syarat adminstratif sesuai ketetuan Peraturan Walikota (Perwal) No. 24 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga. (Bab) 12 tentang Pemilihan. Di dalam Perwal itu terdapat syarat-syarat untuk menjadi calon ketua RW, salah satunya tentang batas usia minimal 60 tahun.
Harusnya jelas Fauzi, secara otomatis dirinyalah yang terpilih sebagai ketua RW 001, Kelurahan Kunciran Jaya.
"Harusnya saya sudah ditetapkan panitia sebagai calon tunggal pemenang pemilihan jetua RW 001 masa bakti 2022- 2024, karena salah satu calon lainnya diduga tidak memenuhi syarat dari batas usia dan dugaan pemalsuan ijazah pendidikan," terang Fauzi
"Harusnya calon tersebut didiskualifikasi. Tapi kenapa bisa lolos sebagai calon. Sampai sekarang hasil pemilihannya mengambang tidak jelas siapa pemenang pemilihan ketua RW 001. Jujur saya merasa dirugikan sebagai warga negara,” kata Fauzi menambahkan.
Atas hal tersebut, maka dirinya mengaku telah melaporkan Lurah Kunciran Jaya, Mulyadi ke Kantor KASN di Jakarta.
“Saya berharap Komisi Aparatur Sipil Negara menindaklanjuti laporan saya sesuai dengan aturan. Karena saya juga warga negara yang memiliki hak untuk menjadi Ketua RW 001,” tegasnya.
Sementara saat di konfirmasi, Lurah Kunciran Jaya, Mulyadi mengaku belum mengetahui terkait laporan tersebut dan enggan berkomentar.
"Saya belum ketemu pelapor. No comment," ujarnya singkat saat ditemui di Kantornya.(lla/Jhn/mp)

















