- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur
- Kapolres Metro Depok Gandeng Cipayung Plus Jaga Kamtibmas Lewat Program JAGA Depok On The Spot
- Prabowo Instruksikan Subsidi BBM Nelayan Lewat BPDP, Bukan APBN
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- LPDB Koperasi Tegaskan Komitmen Pembiayaan Syariah Berbasis Good Governance
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Diduga Konspirasi Praktik Monopoli Pengadaan Seragam SMKN 1 Doko Blitar Jadi Sorotan Publik
- JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk, FPPJ Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga DKI Jakarta
- Bupati Barito Utara Tinjau Sejumlah Lokasi Pembangunan Prioritas
Detik Ahir Pendaftaran DPD Golkar Resmi Rekom Bambang - Bayu Sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Keterangan Gambar : Calon Wali Kota Blitar Bambang Rianto saat menerima rekomendasi dari DPP Partai Golkar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Batas ahir pendaftaran oleh KPUD Kota Blitar, kembali pasangan Bambang Rianto Bayu Setyo Kuncoro kembali mendapatkan tambah an energi baru, yakni dari partai berlambang pohon Beringin. Detik-detik terakhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Rabu 27 Agustus 2024 Partai Golkar menyatakan sikap mendukung Paslon Bambang Bayu.
Partai Golkar memberikan rekomendasi kepada pasangan Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar dalam Pilwali Kota Blitar. Sebelumnya Paslon ini telah diperkuat oleh sembilan partai non Parlemen.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Blitar, Mochammad Hardi Husodo atau yang akrab dipanggil Dodok membenarkan, jika Partai Golkar memberikan rekomendasi kepada pasangan Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar dalam Pilwali Kota Blitar 27 November 2024 mendatang.
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Dorong Perda Kepemudaan, KNPI Diminta Bergerak Nyata
- Bupati Eman Resmikan Revitalisasi SMPN 1 Leuwimunding, Ini Harapannya
- Tradisi Bersih Desa Sumberagung Wujudkan Integral Kebhinekaan Nusantara
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
"Iya benar, Partai Golkar memberikan rekomendasi kepada pasangan pak Bambang dan pak Bayu sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar dalam Pilwali Kota ini," kata Dodok, Senin (26/08/2024) malam.
Lebih lanjut Dodok menegaskan, bahwa rekomendasi Partai Golkar untuk pasangan Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro tidak ada mahar apapun.
"Saya tegaskan, bahwa rekomendasi dari Partai Golkar untuk pasangan pak Bambang dan pal Bayu ini, tidak ada mahar atau biaya apapun. Karena calon yang sedang berjuang untuk menang tidak seharusnya dibebani dengan biaya tambahan yang tidak etis," tegasnya.
Keputusan tersebut, merupakan wujud dukungan penuh Partai Golkar, agar pasangan Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro bisa fokus dan bekerja dengan maksimal untuk memenangkan Pilwali Kota Blitar, tanpa harus terhambat oleh masalah finansial.
"Ini merupakan bentuk dukungan penuh kami. Dan kami ingin calon kami dapat berkonsentrasi penuh untuk pemenangan tanpa harus terhambat oleh masalah finansial yang tidak perlu," ujarnya.
Dodok menandaskan, dengan diberikannya rekomendasi tersebut, Partai Golkar berharap pasangan Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro bisa mewujudkan keinginan dan harapan masyarakat Kota Blitar.
"Kami berharap pasangan pak Bambang dan pak Bayu ini dapat membawa perubahan positif dan kemajuan, Kota Blitar. Tujuan utama kami adalah merengkuh kemenangan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar," pungkasnya.
Dengan turunnya rekomendasi dari Partai Golkar tersebut, langkah Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro semakin mantap maju dalam Pilwali Kota Blitar 27 November 2024 mendatang.

Sebelumnya pasangan Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PPP sebagai partai pengusung, dan 9 partai non parlemen sebagai partai pendukung.
Dengan bergabungnya Partai Golkar, saat ini kekuatan Bambang - Bayu memiliki 16 kursi di DPRD Kota Blitar, yakni PDI Perjuangan 8 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PPP 3 kursi, dan partai Golkar 3 kursi.
Sedangkan ke 9 partai non parlemen tersebut, yakni Partai Hanura, PBB, PKN, Partai Gelora, Partai Nasdem, Partai Garuda, Partai Umat, PSI, dan Partai Perindo. (za/MP)

















