Breaking News
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
Desa Karangsono Terima Program Kota Tanpa Kumuh "KOTAKU" Senilai Rp1 Milyar, ini Harapannya

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mendukung program Daerah seperti Kota Bebas Kumuh (Kotaku), perlu ditunjang dengan sarana dan prasarana lingkungan yang mendukung, seperti sarana prasarana fisik yang memadai, dari anggaran pusat maupun Provinsi, sejalan dengan Program Kotaku ada 3 Kecamatan yang telah direalisasikan yakni Kecamatan Srengat, Wlingi dan Kecamatan Kanigoro yang diterimakan di Desa Karangsono. Dari total anggaran yang diajukan tahun ini Pemprov Jatim melalui Dinas Perkim Kabupaten Blitar, dan tahun ini turun 1 milyar rupiah. Hal ini disampaikan oleh Tugas Nanggolo Yudho Dili Prasetiono kepada wartawan Pada Rabu (22/12/21). Acara penyerahan program Kotaku secara resmi dihadiri oleh Bupati Blitar, H.Rini Syarifah. Bupati Blitar yang didampingi pejabat teras dan kepala OPD terkait dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan selalu mendukung pelaksanaan program Kotaku mulai dari tingkat pemerintah desa / kelurahan sampai tingkat Pemerintah Kabupaten. Serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan program penanganan permukiman kumuh di Kabupaten Blitar. "Untuk itu saya berpesan, apa yang telah dikerjakan ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, sehingga mendukung terwujudnya Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera berlandaskan akhlak mulia, baldatun, toyibatun warobun ghofur," kata Rini. Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan apresiasi, baik secara pribadi dan juga atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar kepada BPPW Jawa Timur dan seluruh stakeholder yang terlibat atas terlaksananya Program Kotaku yang ada di Desa Karangsono di Tahun 2021. "Program Kotaku sangat relevan dengan harapan masyarakat, khususnya dalam mengurangi wilayah permukiman kumuh. Setiap Program dari pusat, akan selalu diikuti oleh kegiatan monitoring dan evaluasi, termasuk audit oleh BPKP, untuk itu kepada BKM , KSM dan pendamping di lapangan agar tetap dapat melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab," tandasnya Dilain pihak Kepala Desa Karangsono Tugas Nanggolo Yudho menyebutkan, salah satu bentuk dukungan untuk terwujudnya harapan program Kotaku ( Kota Bebas Kumuh. Red ), dengan sarana dan prasarana ini Pemerintah dan masyarakat Desa Karangsono mengucapkan terima kasih atas terealisasinya program Kotaku yang diajukan Pemdes setempat. KSM lestari dan BSM Berseri final dilaksankan beberapa bulan lalu, kami mengajukan 30 M untuk kegiatan secara menyeluruh di Desa Karangdono, tapi saat ini masih terealisasi Rp.1 M untuk 2 Rt, dan kami berharap program ini terus berjalan,"kata tugas. (za/mp)

















