- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
Danramil 13/Csk Jadi Narsum Bahaya Latin Komunis Balatkom

Keterangan Gambar : Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Upaya memberikan edukasi kepada seluruh personil TNI AD Perwakilan Bintara Tamtama beserta PNS, Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH memberikan materi bahaya latin komunis saat menjadi Narsum, kegiatan di gelar di Aula Makodim 0510/Trs. Rabu, (22/11/2023).
Kegiatan tersebut bertujuan, agar lebih bijak dalam menerima informasi dan pemberitaan yang berdampak kepada situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Juga bisa memberikan pemahaman akan bahaya Latin komunis.
Danramil 13/Cisoka Kapten CHB Jitu Arman Sinaga SH mengatakan, komunis gaya baru adalah gerakan komunis yang telah meninggalkan gaya murni, dulu gerakan menggunakan kekerasan, kini dengan menggunakan agama, media, gerakan/politik, sosial dan adu domba untuk mencapai tujuannya.
Baca Lainnya :
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
"Untuk itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan akan bahaya laten komunisme dan paham radikal dengan melakukan strategi pencegahan dan penanggulangan bahaya laten komunisme," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan untuk mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui giat Komsos mewaspadai bahaya laten komunis keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI.
Kegiatan di buka oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh Syarief SB yang di wakili Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0510/Tigaraksa, menciptakan forum diskusi yang berharga untuk membahas ancaman bahaya laten Komunis.
Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudi mengatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai unsur TNI dan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tujuan utama kegiatan ini, yaitu agar setiap prajurit dan keluarga besar TNI memahami secara mendalam tentang bahaya laten Komunis ,” katanya. ** (Nan)

















