- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Blitar Sampaikan Pesan Penting dari Prioritas Desa Kedung Banteng, Melestarikan Adat Budaya dan Angkat Potensi Ekonomi UMKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tradisi adat jawa, agenda "Metri Bumi" mempunyai makna sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang diwariskan oleh leluhur hingga saat ini masih dilaksanakan agar tetap langgeng sebagai adat budaya sepanjang masa. Tradisi tersebut mempunyai arti atau dikenal secara akrab yaitu Bersih Desa biasa disebut harus di uri uri.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah ketika menghadiri acara bersih Desa Kedung Banteng Kecamatan, Bakung pada Minggu Malam (21/07/24).
Rangkaian kegiatan bersih Desa Kedung Banteng disemarakan dengan hiburan wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Sun Gondrong dari Kabupaten Tulungagung.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Marsaid selaku Kepala Desa Kedung Banteng berharap, semoga kegiatan ini membawa manfaat dan barokah bagi kita semua, khususnya masyarakat Desa Kedung Banteng.
"Ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta dan bersih desa merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga kelestariannya,"ungkapnya.
Dilain sisi Bupati Blitar yang hadir ditengah - tengah masyarakat menyampaikan apresiasi sampaikan kepada seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kedung Banteng yang telah bekerja keras, gotong royong pada kegiatan bersih desa ini bisa terselenggara, bahkan dengan menggelar wayang kulit.

"Saya salut dengan kekompakan semua elemen masyarakat Desa Kedung Banteng. Ini bukti bahwa panjenengan sangat mencitai budaya Jawa, nguri-nguri agar tetap lestari. Dan kegiatan ini juga sebagai daya ungkit perekonomian masyarakat desa," kata bupati
Pagelaran wayang secara ekonomi juga selaras dengan program One Village One Product (OVOP) sekaligus Panca Bhakti yang ke-4 yakni pengembangan potensi ekonomi daerah. "Saya minta Bapak Kepala Desa beserta jajarannya terus mendukung para pelaku merangkul pelaku UMKM, kolaborasi dengan BUMDES, sehingga kegiatan BUMDES jelas dan bisa berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa," tuturnya.
Bupati berpesan, menghadapi tantangan global, menuntut kita agar inovatif dalam rangka percepatan pelayanan publik.
"Saya menekankan, agar panjenengan semua menjaga kerukunan sehingga desa tetap kondusif. Apalagi ini tahun politik, sehingga kondusifitas harus terjaga. Monggo kita sareng-sareng tetap menciptakan masyarakat yang ayem tentrem," pungkasnya. ** (za/mp)









.jpg)





