- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Bupati Blitar Sampaikan Pesan Penting dari Prioritas Desa Kedung Banteng, Melestarikan Adat Budaya dan Angkat Potensi Ekonomi UMKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tradisi adat jawa, agenda "Metri Bumi" mempunyai makna sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang diwariskan oleh leluhur hingga saat ini masih dilaksanakan agar tetap langgeng sebagai adat budaya sepanjang masa. Tradisi tersebut mempunyai arti atau dikenal secara akrab yaitu Bersih Desa biasa disebut harus di uri uri.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah ketika menghadiri acara bersih Desa Kedung Banteng Kecamatan, Bakung pada Minggu Malam (21/07/24).
Rangkaian kegiatan bersih Desa Kedung Banteng disemarakan dengan hiburan wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Sun Gondrong dari Kabupaten Tulungagung.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Marsaid selaku Kepala Desa Kedung Banteng berharap, semoga kegiatan ini membawa manfaat dan barokah bagi kita semua, khususnya masyarakat Desa Kedung Banteng.
"Ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta dan bersih desa merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga kelestariannya,"ungkapnya.
Dilain sisi Bupati Blitar yang hadir ditengah - tengah masyarakat menyampaikan apresiasi sampaikan kepada seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kedung Banteng yang telah bekerja keras, gotong royong pada kegiatan bersih desa ini bisa terselenggara, bahkan dengan menggelar wayang kulit.

"Saya salut dengan kekompakan semua elemen masyarakat Desa Kedung Banteng. Ini bukti bahwa panjenengan sangat mencitai budaya Jawa, nguri-nguri agar tetap lestari. Dan kegiatan ini juga sebagai daya ungkit perekonomian masyarakat desa," kata bupati
Pagelaran wayang secara ekonomi juga selaras dengan program One Village One Product (OVOP) sekaligus Panca Bhakti yang ke-4 yakni pengembangan potensi ekonomi daerah. "Saya minta Bapak Kepala Desa beserta jajarannya terus mendukung para pelaku merangkul pelaku UMKM, kolaborasi dengan BUMDES, sehingga kegiatan BUMDES jelas dan bisa berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa," tuturnya.
Bupati berpesan, menghadapi tantangan global, menuntut kita agar inovatif dalam rangka percepatan pelayanan publik.
"Saya menekankan, agar panjenengan semua menjaga kerukunan sehingga desa tetap kondusif. Apalagi ini tahun politik, sehingga kondusifitas harus terjaga. Monggo kita sareng-sareng tetap menciptakan masyarakat yang ayem tentrem," pungkasnya. ** (za/mp)

















