- Tan Ngi Hing : Dukung Rasionalisasi Platform Anggaran MBG Rp270 Trilyun 2027
- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Asahan Buka Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) Tahun 2023

Keterangan Gambar : Pemkab Asahan membuka pelatihan Government Transformation Academy (GTA)
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan H. Surya Bsc melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan Ir. Oktoni Eryanto, M. M. A di dampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Sekretaris Kominfo Asahan, Perwakilan, BBPSDMP Kominfo Medan, Perwakilan Rektor Universitas Asahan, Kabid Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Edhie Catur Prayitno, SH, MM, membuka pelatihan Government Transformation Academy (GTA) sebagai bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia yang bertempat di aula gedung Fakultas Ekonomi Universitas Asahan. Selasa, (03/10/2023).
Dalam pidatonya Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Dr. Christianty Juditha, S. Sos., M. A melalui Jarudo mengatakan GTA merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi Asn, TNI dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D TNI dan Polri metode pelatihan yang dirancang bagi tingkat intermediate skil advance yang menyasar kepada para pengambil keputusan. Selanjutnya pelatihan GTA ini di laksanakan oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo ( BBPSDMP Kominfo Medan).
"Kegiatan pelatihan GTA terbagi dalam 2 Skema pelatihan, yakni manajemen resiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Analisis Kota Cerdas yang di laksanakan melalui kerjasama kemitraan DTS antara BPPSDMP Kominfo Medan dan Pemerintah Kabupaten Asahan", ucap nya.
Baca Lainnya :
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
"Kegiatan tersebut di ikuti oleh 100 orang peserta dengan metode pelatihan Live session (tatap muka ) dan Self learning (pembelajaran mandiri dengan memanfaatkan learning Managent System (LMS) dan pelaksanaannya di mulai dari 03-06/10/2023", tutup jarudo.
Selanjutnya Bupati Asahan dalam sambutannya melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan setdakab Asahan Ir. Oktoni Eryanto, M. M. A mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan secara bertahap mempersiapkan diri untuk memenuhi seluruh komponen yang di butuh kan untuk mewujudkan Pemerintah Daerah beebasis SPBE.
Oktoni menambahkan pelatihan Government Transformtion Academy Kabupaten Asahan tahun 2023 menjadi sangat strategis. Kemudian tidak akan terwujud penerapan SPBE yang handal apabila SDM aparaturnya lemah dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
"Maka melalui pelatihan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi, kapasitas dan kapabilitas ASN baik Pemerintahan Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota khusunya di Kabupaten Asahan dalam penerapan SPBE ", ucap Oktoni.
Kemudian kepada para peserta pelatihan Government Transformation Academy di Kabupaten Asahan tahun 2023 harus bersungguh sungguh dan nantinya setelah kembali dari menyelesaikan pelatihan dapat menerapkan pada unit kerjanya. (DS)

















