- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
Buka Rakor PPID, Arief Ingin Informasi dan Pelayanan Disajikan se-Transparan Mungkin

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) 2023, di Aryaduta Lippo Village, Rabu, (06/09/2023).
Dalam acara yang dihadiri oleh para pengelola PPID dari masing-masing OPD di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tangeang, wali kota, menyampaikan, penyajian informasi kepada masyarakat harus dapat dilakukan dengan se-transparan mungkin karena selain diatur dalam undang-undang, hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada publik oleh Pemkot selaku pelayan publik.
"Informasi sudah menjadi kebutuhan bagi khalayak luas dan diharapkan juga agar dapat menjadi kontrol sosial bagi masyarakat. Jadi saya minta kepada teman-teman upayakan se-transparan mungkin sesuai dengan ketentuan. Karena ini adalah kewajiban kita sebagai Pemerintah Daerah (Pemda), diminta atau tidak diminta data itu harus disajikan," tutur Arief.
Baca Lainnya :
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
Namun, Arief, juga meminta agar para OPD dapat mengembangkan media-media informasi yang dimiliki untuk bisa mendorong dan menggugah peran serta masyarakat dalam pembangunan.
"Manfaatkan media informasi (Medsos atau website) bukan hanya menyajikan kegiatan rutin saja, tapi sajikan juga info-info yang edukatif yang bisa bermanfaat dan memberikan perubahan positif di masyarakat," ujarnya.
Untuk itu, Arief, meminta kepada OPD agar seluruh informasi yang menjadi kebutuhan masyarakat agar dapat ditampilkan di seluruh media yang dimiliki oleh seluruh OPD di Lingkup Pemkot Tangerang.
"Makanya saya minta website atau Medsos setiap dinas agar dapat dioptimalkan sebaik mungkin dan pastikan selalu update. Agar menjadi Content Management System. Lalu informasikan secara terstruktur, masif dan sistematis sehingga dapat terwujud pelayanan publik yang semakin efektif dan efisien," ujar wali kota. ** (Jhn)

















