- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
BP2MI Ikut Trade Expo Indonesia ke 39, Ajang Membuka Peluang Kerjasama Program Penempatan dan Pelindungan PMI

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang digelar 9 hingga 11 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang.
Event nasional bertema "Build Strong Connection with the Best of Indonesia” ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI. Dalam event tersebut, BP2MI menghadirkan booth khusus untuk para pengunjung dan tamu yang ingin mendapatkan berbagai informasi tentang program penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.
"Trade Expo Indonesia, BP2MI secara konsisten komit mengikuti setiap tahunnya. Momen dimana kita bertemu dengan para 'buyer-buyer' dan perwakilan negara-negara yang kita sebut negara penempatan. Kalau kita bicara 'buyer' berarti ada kemungkinan kita juga bisa mendorong industri UMKM kita yang salah satunya dihasilkan oleh para purna PMI (pekerja migran Indonesia) yang bisa merambah pasar internasional, tentunya ini membutuhkan koordinasi, membutuhkan energi, sinergi dan dukungan dari pemerintah, makanya ada expo seperti ini," papar Rinardi, Sekretaris Utama (Sestama) BP2MI kepada wartawan.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Rinardi menambahkan, event ini juga merupakan momen pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sebesar-besarnya di negara lain.

"Harapannya mereka dapat melihat langsung apa yang dilakukan oleh BP2MI, bagaimana BP2MI menyiapkan para pekerjanya sesuai dengan kompetensi, artinya mereka yakin bahwa yang kita kirim ini orang-orang yang punya kreativitas, punya kompetensi yang baik, dengan begitu mereka nanti bisa menerima pekerja kita sesuai dengan standar kompetensi yang mereka harapkan," ujar Rinardi.
Sementara itu, Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik A Gatot Hermawan menjelaskan, kegiatan TEI 2024 ini sangat strategis bagi BP2MI karena menjadi ajang informasi peluang kerja, untuk mempertemukan potential employer dan potential supply yang ada di BP2MI.
“Hingga siang ini, sudah ada 180 calon pekerja migran Indonesia yang mencari informasi peluang kerja ke luar negeri dan beberapa potential employer yang datang ke booth kami. Di booth ini, ada juga terkait penyiapan supply. Kami membawa contoh bagaimana kompetensi tenaga kesehatan dan barista itu dipersiapkan, sehingga mereka bisa bekerja di luar negeri," beber Gatot.
Sekedar diketahui, event yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga serta dari berbagai stakeholder ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada Rabu (9/10/2024). ** (Anton)
















